| Kamis, 04 Februari 2010 10:53 | 200 Rumah Diusulkan Dibedah |
|
KUALATUNGKAL - Kabar gembira bagi masyarakat yang kurang mampu di Tanjabbar. Pasalnya, Pemkab telah mensurvei rumah warga yang tergolong tak layak huni untuk dilakukan bedah rumah. Sehingga, warga bisa menikmati perbaikan rumah gratis. Rencana bedah tumah itu diungkapkan Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kab Tanjabbar, H Husaini, melalui Kabid Sosial, Wardoyo. “Tahun ini kita sudah usulkan 200 rumah warga untuk dibedah,” ujarnya, kemarin. Dinas Sosnakertrans sendiri sudah mensurvei rumah warga yang tidak layak huni dan kurang mampu, sebab itu salah satu syarat melengkapi pengajuan ke pusat. “Kita ajukan bantuan ini ke pusat langsung. Mudah-mudahan bisa dikabulkan tahun ini” katanya. Soal kriteria, sebut Wardoyo, diantara adalah rumah yang sudah sangat parah dan pemiliknya termasuk warga kurang mampu. Selain itu, tingkat ekonomi juga dijadikan pertimbangan. ‘‘kita lihat juga penghasilannya. Kalau memang sudah tak mampu, maka kita masukkan” paparnya. 200 unit rumah yang diusulkan itu, menurut Wardoyo, sebenarnya masih kurang. Sebab, masih banyak yang perlu diperhatikan. Untuk tahap awal diusulkan dulu yang ini. Nanti kalau disetujui, baru diusulkan lagi tahun depan. Data rumah warga yang tidak layak itu, menurut Wardoyo, diperoleh dari pihak kelurahan dan desa. Lokasinya tersebar di sejumlah daerah. Namun, Wardoyo tak merinci kawasan mana saja yang paling banyak. Sementara itu, di kalangan warga sudah heboh tentang akan adanya bedah rumah ini. Bahkan, ada warga yang berharap-harap bisa masuk dan mendapatkan bantuan itu. Banyak pula warga minta agar bedah rumah yang akan dilaksanakan ini benar-benar tepat sasaran. “Rumah tetangga saya sudah disurvei dan difoto” kata Tri, salah seorang warga. (zir) |













Komentar Pembaca