Jumat, 03 September 2010 | +index
Oleh: Augustinus Simanjuntak*...
Kamis, 05 Agustus 2010 | +index
 Guys, menjalin rasa...
Jumat, 07 Mei 2010 | +index
Jumat, 03 September 2010 | +index
Dana Terkumpul Mencapai Rp 150...
Jumat, 03 September 2010 | +index
 JAMBI - Lahan yang kosong...
Sabtu, 06 Februari 2010 10:51
456 Jabatan Struktural Dijabat Peltu

Terkendala Kepangkatan dan Kurang Pegawai

MUARASABAK - 456 jabatan struktural di lingkup Pemkab Tanjabtim saat ini dijabat Pelaksana Tugas (Peltu). Dari 859 jabatan struktural yang ada, baru 403 yang terisi oleh pejabat defenitif.

‘’Sisanya 456 di-Peltu-kan,’’ ungkap Peltu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjabtim, Hambali, kemarin.

Jabatan yang Peltu itu tersebar di sejumlah SKPD, diantaranya pada jabatan TU di beberapa sekolah, termasuk juga jabatan eselon II atau Kadis atau badan. Seperti Hambali, yang saat ini menjabat Peltu Kepala BKD. ‘’Ada juga jabatan struktural itu dirangkap oleh pejabat yang ada. Contohnya, jabatan TU di sekolah-sekolah,’’ jelas Hambali.

Menurut Hambali, yang menjadi kendala belum terisinya jabatan struktural oleh pejabat defenitif yakni Pemkab saat ini masih kekurangan pegawai. Yang ada baru 4.074 PNS, sedangkan jumlah ideal yang dibutuhkan minimum 6.500 orang. Untuk memenuhi kekurangan ini, pada tiap penerimaan CPNS Pemkab selalu mengajukan jumlah formasi sebanyak-banyaknya kepada Menpan.

Sayangnya, jumlah yang disetujui untuk Tanjabtim, yang merupakan kabupaten pemekaran, tak jauh beda dengan kabupaten lain yang sudah memiliki pegawai cukup. Apalagi, PP No 48/2005 melarang daerah mengangkat tenaga honorer untuk pengisian kebutuhan pegawai.

Seperti pada penerimaan CPNS 2009 lalu, formasi yang disetujui Menpan untuk Tanjabtim hanya 417 orang. Dari total formasi yang disetujui itu pun tak semuanya terisi, diantaranya disebabkan ada beberapa CPNS yang sudah dinyatakan lulus tes tertulis itu tak mengembalikan berkas dan ada pula yang mengundurkan diri.

‘’Formasi CPNS 2009 itu sudah lumayan, berkat lobi kita di pusat. Tapi, fromasi itu pun tak terisi semua. Hanya 368 yang terisi. Jadi, dari jumlah pegawai saja masih kurang, nanti lah soal kompetensi,’’ imbuhnya.

Selain itu, belum terisinya ratusan jabatan struktural ini dengan pejabat defenitif karena terbentur masalah kepangkatan yang belum memenuhi syarat. Kapan ratusan jabatan struktural ini bisa terisi oleh pejabat defenitif, Hambali menyatakan pihaknya telah mengajukan ke Bupati Abdullah Hich susunan pejabat yang akan mengisi jabatan struktural itu secara defenitif.

Tentunya dengan berbagai pertimbangan atau penilaian, diantaranya menyangkut kinerja organisasi. Sekarang tinggal menunggu persetujuan bupati saja.

(bim)

Komentar Pembaca

>>> Tampilkan Form Komentar
 
Copyright © 2009 Jambi Ekspres. | All Rights Reserved
Powered by Joomla
GRAHA PENA Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08 Kenali Besar, Jambi
Telp/Fax : (0741) 668844/ (0741)667338