Mas Jokowi, Selamat Nikmati Macet

Selasa, 16 Oktober 2012 - 09:20:07 - Dibaca: 4867 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

Langsung Garap Program Kesehatan dan Pendidikan

 JAKARTA - Kemarin pasangan Jokowi-Ahok resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pasca dilantik oleh Mendagri, Gamawan Fauzi. Proses pelantikan Jokowi-Ahok sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta berlangsung semarak di gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta kemarin (15/10). Banyak pekerjaan rumah (PR) menanti mereka. Diantaranya, upaya untuk mengurai kemacetan Jakarta. Hal ini sesuai dengan yang disinggung oleh Mendagri, Gamawan Fauzi.

'Masyarakat merindukan Jakarta yang tidak macet,' terangnya.

Usai dilantik, pasangan ini langsung berorasi di hadapan simpatisan yang menyemut di depan gedung DPRD. Saat Jokowi dan Ahok mulai naik panggung orasi, yel-yel menggema bersahutan. Usai melambaikan tangan menyapa simpatisannya, Jokowi langsung menyuarakan program kerjanya. "Terima kasih atas dukungannya. Mohon tetap mengawal kami untuk menjalankan program-program yang kami janjikan," kata mantan walikota Solo itu.

Dia memaparkan jika program utama yang akan dikebut adalah urusan kesehatan dan pendidikan. Program penerbitan kartu sehat yang dia elu-elukan saat kampanye dulu, akan segera diterbitkan. Dengan kartu ini, Jokowi yakin akses kesehatan berkualitas kian terbuka.

"Sudah, saya tidak ingin janji banyak-banyak," ujarnya. Dia berharap program-program yang sudah dirancang tidak menemui hambatan atau ganjalan.

Jokowi juga mengatakan, kebiasaannya blusukan kampung-kampung seperti saat kampanye dulu akan tetap dipertahankan. Dia berjanji setiap hari akan menyambangi masyarakat-masyarakat di setiap kampung. "Tetap berjalan dari kampung,kampung, RT-RT, dan RW-RW," kata dia.

Giliran berikutnya adalah Ahok. Dia mengatakan, akan bertugas mendampingi Jokowi menjalankan program-program kerja. Khusus untuk urusan kesehatan, Ahok mengatakan jika layanan kelas III di rumah sakit pemerintah penuh bisa langsung di-upgrade ke kelas II. "Jadi bukan dilayani menunggu kelas III kosong," ujarnya lantas disambut sorak-sorai simpatisan.

Setelah puas menyapa pendukungnya, Jokowi dan Ahok kembali masuk ke gedung DPRD.

Pelantikan Jokowi-Ahok sendiri dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Acara ini juga diikuti mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri.

Usai mengambil sumpah dan janji jabatan, Mendagri Gamawan menyampaikan tanggapannya serta harapan kepada Jokowi-Ahok. Gamawan menyebut jika Pemilukada DKI Jakarta ini patut jadi percontohan. Sebab dari pandangannya, di tengah dinamika yang hebat, pesta demokrasi ini berlangsun aman dan tertib.

"Bukan itu saja, sorotan media terhadap pemilukada DKI Jakarta juga lumayan besar," ucap Gamawan. Dia mengamati, pernik-pernik kecil selama pemilukada bisa menjadi berita dengan kemasan yang cukup menarik.

Dia juga mengapresiasi kekompakan pasangan Jokowi-Ahok dengan Fauzi Bowo. "Kedua pihak menunjukkan sikap seorang negarawan," tutur Gamawan. Dia mengaku sangat senang mendengar pernyataan Jokowi yang tetap akan menggandeng Fauzi Bowo dalam membangun Jakarta.

Gamawan berpesan kepada Jokowi dan Ahok, persoalan di Jakarta cukup banyak. Mulai dari soal kesehatan, pendidikan, dan urbanisasi. Selain itu juga soal transportasi, banjir, tata kota dan tata lingkungan.

Menurut Gamawan, Jokowi dan Ahok sama-sama memiliki pengalaman menata kota. Meskipun secara luas wilayah dan kompleksitas masalahnya berbeda dengan Jakarta. "Ibarat mengendarai mobil, mobilnya beda tetapi prinsip-prinsip mengendarainya sama," kata dia. Diantaranya adalah prinsip kecakapan, intuisi, dan tanggung jawab.

(Wan)