Mei, Jatah Kursi CPNS 2014 Ditetapkan

Senin, 07 April 2014 - 07:56:18 - Dibaca: 1519 kali

Google Plus Stumbleupon


Pasca Pileg, Honorer K2 Tuntas Diumumkan / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Sejumlah daerah sudah mulai memasukkan usulan formasi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk rekrutmen tahun 2014.

Diharapkan hingga akhir April ini, seluruh daerah sudah menyampaikan usulan, yang akan dilanjutkan dengan analisis data dan pembagian jatah untuk masing-masing instansi pusat dan daerah.

Seperti diberitakan, untuk tahun ini direncanakan akan direkrut 100 ribu pegawai bagi, yang terdiri dari CPNS dan PPPK.

"Saat ini usulan sedang berjalan dan kita harapkan April sudah masuk semua yang dilanjutkan dengan kajian data usulan," ujar Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik KemenPAN-RB, Herman Suryatman kepada JPNN kemarin (6/4).

Dijelaskan, usulan dari daerah harus disampaikan secara digital, sesuai dengan sistem aplikasi yang sudah dikirimkan pusat ke seluruh instansi. Sistem ini, lanjut Herman, untuk memudahkan proses analisa data untuk menentukan jatah formasi masing-masing instansi.

"Usulan harus disertai data analisis jabatan, beban kerja, kebutuhan pegawai, dan kemampuan fiskal terkait dengan porsi belanja pegawai," ujarnya.

Jika tahapan analisis data dan pembagian kuota jatah kursi sudah ditentukan, lanjutnya, maka akan disusul dengan pendaftaran peserta tes.

Sekretaris KemenPAN-RB Tasdik Kinanto sebelumnya mengatakan, tes CPNS 2014 akan digelar sekitar Juli 2014. Dari 100 ribu kursi, 60 ribu untuk CPNS dan 40 ribu PPPK.

Mengingat waktu seleksi masih panjang, Tasdik meminta para peminat lowongan ini belajar wawasan kebangsaan, pengetahuan umum dan psikotes sejak sekarang. Bagi peserta yang belum menguasai komputer, juga diharapkan mempersiapkan diri sejak saat ini agar bisa menjawab pertanyaan dengan sistem komputerisasi.

Dia juga memastikan, daerah yang belanja pegawainya sudah di atas 50 persen, tidak akan diberi formasi. "Ini sudah harga mati karena kasihan masyarakat nanti kalau tidak ada pembangunan," tegasnya beberapa waktu lalu.

Pengumuman Honorer K2 Dijanjikan Tuntas

Hingga kemarin, kelulusan honorer kategori dua (K2) dari beberepa daerah masih ada yang belum diumumkan.Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman memastikan, kelulusan honorer K2 sejumlah daerah yang masih tersisa, akan diumumkan usai pemilu legislatif, 9 April mendatang.

Hanya saja, Herman belum berani memastikan kapan persisnya pengumuman dilakukan.

"Yang jelas usai pemilu seluruhnya akan dituntaskan," ujar Herman kepada JPNN di Jakarta, kemarin (6/4).

Apakah proses verifikasi datanya sudah selesai dan sudah ditetapkan nama-nama yang lulus" Herman menjelaskan, proses verifikasi masih berlangsung, alias belum kelar.

Dipastikan, Panselnas hati-hati dan cermat agar tidak ada honorer K2 bodong, ikut masuk daftar nama-nama yang lulus. "Agar tidak muncul lagi kontroversi maka kita berupaya agar data betul-betul valid, klir," ujarnya.

Selain pertimbangan validitas, penundaan pengumuman juga untuk menjamin tidak ada gejolak sosial di masa pemilu ini.

"Jadi ini pertimbangannya juga untuk kondusifitas pemilu," pungkasnya.

Sebelumnya, Deputi SDM Aparatur KemenPANRB Setiawan Wangsaatmadja menyebutkan, masih ada 80 ribu honorer K2 yang belum diumumkan.

(sam/jpnn)