Pasar Tertua Jakarta Ludes

Sabtu, 26 April 2014 - 08:48:09 - Dibaca: 763 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

Kebakaran Hangusan 3000 Kios dan Kerugian Rp. 150 Miliar

JAKARTA- Kebakaran hebat meenghanguskan bangunan dan kios di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat kemarin (25/4). Petugas Damkar Jakarta Pusat mengerahkan seluruh kemampuannya guna memadamkan api di pasar legendaris dan paling tua kebanggan warga DKI.

Maful Ashari, operator penerangan Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, menjelaskan ada total 33 unit mobil branwier yang diturunkan. Sebanyak 23 Unit Mobil Pemadam Kebakaran yang terdiri dari lima bantuan dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur. Sedangkan lima unit lainnya merupakan kendaraan unit bantuan operasional-Rescue Car. "itu belum termasuk ambulans dan helicopter dari Polda yang nanti akan membantu peyiraman air dari atas" kata Maful saat ditemui di lokasi. Petugas pemadam kebakaran sendiri mulai memadamkan api sejak 05.00 pagi setelah mendapat laporan dari Manager Area Blok III Pasar Senen, Royani.

Royani mengatakan dirinya mendapatkan laporan dari salah satu pedagang yang datang ke rumahnya saat kebakaran mulai membesar. Kebetulan rumahnya yang berdekatan dengan Pasar senen membuatnya langsung meluncur ke TKP. "Kebakarannya sejak jam tiga, saya dan teman-teman pedagang sebenarnya sudah berusaha memadamkan dengan alat yang ada, namun api terlanjur membesar sehingga kami memanggil pemadam kebakaran" ujarnya. Ia juga memperkirakan ada 3000 kios yang terbakar akibat insiden tersebut.

Royani menjelaskan api berasal dari salah satu kios pedagang di lantai satu Blok III, di mana tempat tersebut adalah kios dengan jajaran pedagang pakaian-pakaian second, berawal dari kebakaran satu kios di dekat tangga api segera menyambar kios lain yag berisi bahan mudah terbakar seperti pakaian dan gulungan kain. Hingga saat ini seluruh pedagang masih sibuk mengevakuasi dagangannya, meskipun dirinya telah menghimbau agar lebih mementingkan keselamatan daripada barang jualan.

Salah satu korban Pernando Simanjutak, 38 menambahkan bahwa api memang berasal dari dekat tangga, diketahui kios tersebut adalah milik bapak Ali. "kalau ada yang rugi hingga ratusan juta, dialah(pak Ali) orangnya, karena kebakaran yang paling parah berada di kiosnya" ungkap Pernando. Dirinya sendiri menelan kerugian sebesar Rp 50 juta, bahkan yang lebih mengkhawatirkan sejumlah pelanggannya akan beralih ke tempat lain.

Menanggapi nasib para pedagang, Royani akan segera bertindak cepat untuk mencarai solusi bagi para pedagang. Dia mengungkapkan keinginannya agar para pedagang korban kebakaran bisa berjualan di jalan untuk sementara waktu. "Rencana awal akan berjualan sementara di lahan parkir. Syukur-syukur bisa di jalan, salah satu sisinya, tapi tergantung kebijakan dari gubernur nanti," tandasnya. Namun keinginan Royani ini akan bergantung pada konfirmasi dari Gubernur DKI, Joko Widodo.

(all)