SKK Migas Gathering dengan Media

Sabtu, 26 April 2014 - 09:11:23 - Dibaca: 1145 kali

Google Plus Stumbleupon


PENGESAHAN : KetuaFJM Jambi Mursid Sonsang, saat melakukan penandatanganan pengesahan forum FJK disaksikan oleh staf Ahli SKK Migas Pusat, Rizal Asir
PENGESAHAN : KetuaFJM Jambi Mursid Sonsang, saat melakukan penandatanganan pengesahan forum FJK disaksikan oleh staf Ahli SKK Migas Pusat, Rizal Asir / Jambi Ekspres Online

BATAM-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Sumbagsel melakukan media gathering di Batam, mulai 23-25 April lalu. Dalam kegiatan gathering ini, SKK Migas mengakui bahwa peran media sangat penting dalam memajukan industri Migas.

Untuk itu, kerjasama dan komunikasi aktif antara insan pers dengan SKK Migas beserta KKS harus terus terjalin dengan baik. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Tirat Zambu Ichtijar, saat gelaran Media Gathering SKK Migas Jambi mengatakan, dengan terbentuknya Forum Jurnalis Migas (FJM), diharapkan terjalin kerjasama dengan media di Wilayah di Jambi, baik dalam hal penyampaian berita maupun peran membantu pengawasan wilayah kerja SKK Migas.

 "Kami berharap adanya pemberitaan dibidang Migas yang baik, sesuai dengan kode etik. Ini juga bisa mempengaruhi produksi (Migas) kita," ujarnya.

Demikian juga dengan KKKS yang ada diwilayah Sumbagsel, diharapkan lebih dekat dengan media, agar tercipta informasi yang bernilai positif dan seimbang. Sehingga dengan bantuan pemberitaan itu akan mendorong masyarakat untuk mengetahui apa yang telah dilakukan olah KKKS dan SKK Migas. 

Tirat menyebutkan, bahwa dalam hal produksi Migas saat ini memang mengalami penurunan, dari target untuk tahun 2014, dimana produksi atau Lifting Minyak sebesar 870.000 Barel Oil Per Day (BOPD) lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 840.000 BOPD.

Namun kenyataanya, bahwa produksi migas Indonesia keseluruhan turun dengan cepat, sampai saat ini baru 800 ribu barel yang terproduksi.

"Jadi 70 ribu mau cari darimana kalau masih selalu terhalang, jangankan produksi, mencari saja sudah sangat agak susah," jelasnya.

Untuk itu, harapannya terhadap rekan KKKS agar tetap intens komunikasi dengan media maupun masyarakat, karena hal tersebut akan membantu kegiatan eksplorasi maupun produksi migas.

Namun disisi lain, pihaknya juga tidak membatasi jurnalis dalam pembritaan tentunya dengan proporsi yang benar. "Misalnya bila ada kejadian yang tidak baik seperti penyulingan migas, itu perlu diberitakan. Dengan pemberitaan hal semacam ini. otomatis yang berbuat akan mikir seribu kali," ungkapnya.

Sementara itu, staf Ahli SKK Migas Pusat, Rizal Asir, mengharapkan kegiatan forum yang telah  dibentuk bisa lebih aktif lagi, sehingga perkembangan dari esimasi Migas bisa diekspose oleh media dan juga Forum Jurnalis Migas (FJM). Dan direncanakan pada bulan Mei mendatang akan diadakan forum wartawan Migas tingkat nasional. "Insyallah akan kita adakan di Jakarta pada bulan Mei mendatang," ungkap Rizal Asir.

Ketua Forum Jurnalis Migas (FMJ) Jambi, Mursid Sonsang, menyambut baik pembentukan forum jurnalis Migas, dikatakannya dengan adanya forum ini tentu media bisa mendapat konfirmasi A1 dari narasumber SKK migas maupun K3S. “Antara media dan SKK migas diharapakan terus menjaga silaturahmi,” tandasnya.

(kar)