Google dan Twitter Beri Jalur Pelaporan Khusus untuk Kemkominfo

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 10:57:16 WIB | Dibaca: 688 Kali

NET
Menteri Kominfo Rudiantara

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bertemu dengan perwakilan Google dan Twitter kemarin (4/8). Pertemuan tersebut membahas peningkatan layanan penanganan konten-konten negatif yang beredar di dua platform tersebut. Terutama konten yang berkaitan dengan terorisme dan radikalisme.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, baik Google maupunTwitter punya komitmen yang sama untuk menangkal konten-konten negatif. Rudiantara menurutkan, Google memiliki fitur Flagger di YouTube yang berfungsi untuk pelaporan konten-konten yang dianggap tidak layak tayang. Setiap user punya kesempatan untuk mlekukan flagging pada tayangan-tayangan yang dianggap tidak pantas itu.

Setelah melakukan komunikasi dnegn pigak Google, Kemkominfo mendapat jalur khusus untuk melakukan flagging. Kemkominfo mendapat kepercayaan dari Google untuk menjadi Trusted Flagger. Keuntungannya, jika Kemkominfo melakukan flagging, laporan tersebut akan langsung diproses.

”Sekarang, (pelaporan) masih pakai e-mail. Tapi, mulai akhir Juli, Google-Kominfo menerapkan sistem Trusted Flagger,” kata Rudiantara.