Tiga Parpol Tak  Dilirik Khafid, Maju di Pilkada Merangin 2018

Senin, 07 Agustus 2017 | 11:38:49 WIB | Dibaca: 159 Kali

IST FOR JAMBI EKSPRES
DUKUNGAN : Bakal calon Bupati Merangin, Khafid Moein saat mendaftar di penjaringan Hanura. Maju di Pilkada Merangin Khafid tak lirik tiga Parpol.

MERANGIN - Khafid Moein rupanya tak melirik dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Persatuan Pambangunan (PPP) di Pemilihan Bupati Meraingin 2018. Alasannya, Khafid punya hitung-hitungan politik dalam menentukan perahu yang digandengnya menuju BH 1 FZ.

Kepada harian ini, Khafid Moein membenarkan jika keputusan itu diambilnya berdasarkan pertimbangan yang matang. Begitupula masukkan dari tim pemenangan dengan melakukan kajian-kajian politik.

”Kita punya hitung hitungan sendiri secara politik, sehingga  dari hasil hitungan hitungan politik itu, kita memutuskan tidak mengembalikan berkas walapun sempat mengambil formulir,” ujarnya, Minggu (6/8) kemarin.

Dari tiga partai itu, Wakil Bupati Meraingin ini mengaku hanya ada dua yang berkasnya tidak dikembalikan. Sedangkan PKS tinggal menunggu hasil survei internal.

 “Kalau PKS setahu kita mereka tidak harus mengembalikan berkas, cukup daftar saja dan tinggal tunggu hasil survei,” katanya. 

Khafied mengaku tidak khawatir meski harus kehilangan kesempatan mendapatkan dukungan PPP dan Gerindra. Sebab, dirinya telah mendaftar dilima Parpol yakni PDI Perjuangan,  Nasdem, Hanura, PAN, dan PBB.

“Kita sudah mendaftar di lima partai sebagai Cabup. Insyaallah mudah-mudahan lancar,” katanya.

Ketua DPD PKS Merangin, Munawir  dikonfirmasi mengatakan jika partainya hingga saat ini belum menerima berkas dari Khafid Moein. Hingga batas akhir, berkas sebagai syarat pendaftaran juga belum dipenuhi.

”Benar pak Khafid sempat komunikasi, tapi berbagai syarat yang kita minta tidak diserahkan hingga hari terakhir penyerahan berkas,” katanya.

Atas dasar itu, PKS menyatakan Khafid Moein tidak mengikuti rangkaian penjaringan partai. Artinya, dalam penentuan dukungan PKS tidak memasukkan nama Khafid Moein ke DPP.

“Kita menyatakan Cabup Khafid Moein tidak ambil bagian dalam penjaringan Cakada versi PKS,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kontestasi politik di Pilkada Meringin Khafid Moein cukup diperhitungkan. Sebagai kader PDI Perjuangan, Khafid mendapat dorongan kuat untuk memimpin Merangin 5 tahun kedepan.

Dengan kapasistasnya sebagai Wakil Bupati Merangin membuat kader partai berlambang banteng moncong putih bisa menebar ancaman bagi kandidat lainya. Belum lagi, ia mempunyai bergaining karena didukung  dari basis jawa.

Akhir-alhir ini santer terdengar jika Khafid Moein bakal meminang H Salam yang notabenenya dari partai Hanura. Keputusan ini cukup berlasan, mengingat Salam memiliki basis utama di kecamatan Pemenang.

Disisi lain, Khafid Moein juga dikabarkan bakal kembali bersama calon petahan Al Haris. Sebab, hubungan keduanya masih terlihat mesra diberbagai kesempatan.

Alharis sendiri juga tidak menampik keinginannya untuk kembali besanding bersama. Khafid Moein dinilainya sebagai sosok yang bisa bekerjasama dalam menjalankan roda pemerintahan.

(amn)