Warga Tindak Aktivitas PETI, Kecewa dengan Kinerja Aparat

Senin, 11 September 2017 | 10:59:04 WIB | Dibaca: 310 Kali

FERDIAN/JE
PETI: Warga memusnahkan puluhan set mesin dompeng Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Sabtu (9/9) di Bungo.

MUARA BUNGO - Akibat kecewa dengan aparat penegak hukum, ratusan warga Dusun Rantau Pandan dan Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Jambi, memusnahkan puluhan set mesin dompeng Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Sabtu (9/9).

Masyarakat tidak bisa membendung amarah karena kesal terhadap PETI yang berdampak pada pencemaran lingkungan. PETI mencemari air sungai bantang Bungo yang menjadi sumber kehidupan air bagi masyarakat dusun setempat.

Sekretaris Dusun Rantau Duku, Mahjoni (29) saat dikonfirmasi mengatakan, pemusnahan puluhan mesin dompeng dilakukan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak adanya penindakan dari aparat penegak hukum terhadap aktivitas PETI.

“Dalam pemusnahan mesin dompeng kemaren, setidaknya ada 20 set mesin dompeng berhasil di bakar dan sebagian dihancurkan menggunakan martil. Dan panen ikan di lubuk larang tak kujung terlaksana karena air tak kunjung jernih,”kata Mahjoni.

Dikatakan Mahjoni, aparat terkesan tutup mata terhadap aktivitas PETI yang sudah hampir dua tahun beroperasi. Oleh karena itu masa sendiri yang mengambil tindakan turun langsung kelokasi PETI di sungai batang leban dan sungai batang tegan.

“Kalau masih juga bekerja, kami akan menggerak massa lebih banyak lagi. Karena panen ikan di lubuk larang belum bisa terlaksana karena air sungai masih keruh akibat PETI,”tambahnya.

Sementara Kapolsek Rantau Pandan, AKP Herdis saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi massa yang membakar dan pemusnahan sejumlah dompeng. Ia berkhilah bahwa mesin tersebut tidak bekerja lagi.

“Selama ini, masalah PETI sudah kita tertibkan, namun pelaku PETI tak kunjung jera. Saat massa turun kelapangan tidak ada mesin yang bekerja. Hampir saja bentrok massa dilapangan namun berhasil kami selesaikan,” ucap Kapolsek.

(ptm)