NYX Kena Police Line, Diisukan Sediakan Tarian Striptis

Sabtu, 24 Februari 2018 - 10:23:48 - Dibaca: 648 kali

Google Plus Stumbleupon


POLICE LINE: Tempat hiburan NYX di kawasan Sungai Asam, Pasar Kota Jambi dipolice line pihak kepolisian karena diduga menyediakan tarian striptis.
POLICE LINE: Tempat hiburan NYX di kawasan Sungai Asam, Pasar Kota Jambi dipolice line pihak kepolisian karena diduga menyediakan tarian striptis. [M. Ridwan/JE]

JAMBI - Kota Jambi dihebohkan adanya salah satu tempat hiburan di bilangan Pasar Kota Jambi yang diduga menyediakan tarian striftis. Kemarin (23/2) Polresta Jambi sudah mempolice line NYX.

Kombespol Fauzi Dalimunthe mengiyakan. “

Iya, memang kita Police Line, terkait dengan sexy dancer. Untuk aktivitas kita berhentikan sementara menjelang kasus clear,” akunya.

Lanjut Dia, Polresta juga sudah berkoordinasi dengan Polda Jambi. “Kedepan management akan dipanggil untuk proses penyelidikan lelbih lanjut,” ujarnya.

Kamis lalu (22/2) Aliansi Umat Islam (AUI) juga mendatangi kantor Wali Kota Jambi. Mereka meminta sikap tegas dari Pemerintah Kota untuk menindak tempat hiburan yang menyediakan tarian striptis.

Rusli Kamal Siregar, Ketua Aliansi Umat Islam (AUI) Provinsi Jambi, ada salah satu tempat hiburan di kawasan Sungai Asam, Pasar Kota Jambi yang  menyediakan tarian striptis. Pihaknya sangat menyesalkan ada hiburan malam yang menyuguhkan tarian striptis itu. “Kita sudah pegang bukti vidionya. Kita sesalkan ada tempat hiburan yang menyediakan tarian striptis,” katanya.

Ia meminta Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah cepat dan sikap tegas untuk menangani hal tersebut. Jangan sampai masyarakat bertindak sendiri. “Kita tak ingin Jambi dikotori dengan hal tersebut,” katanya.

Kemarin (23/2), Satpol PP Kota Jambi memanggil pihak management NYX untuk dimintai keterangan. Said Faizal, Kepala Bidang Penegak Perda (PPD) Satpol PP Kota Jambi mengatakan, pihaknya memanggil management NYX karena ada isu menyediakan tarian striptis.

Dari keterangan pihak NYX, kata Said, kejadian itu diluar skedul. Saat itu tepatnya Sabtu malam (17/2), pihak NYX mengaku mengundang DJ dari luar daerah, namun, saat tampil Disk Joki (DJ) tersebut mengenakan pakai tak senonoh dan menari erotis. “Katanya itu diluar skedul,” kata Said.

“Ini sudah ditangani pihak Kepolisian. Pemkot akan memeriksa perizinan. Semua izinnya dicek, Izin minol dan pajak hiburannya juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Mamad, perwakilan management NYX ketika di konfirmasi mengatakan, pihaknya tidak menyediakan tarian striptis di NYX. Namun, pada Sabtu malam lalu (17/2) memang ada event di NYX, pihaknya mendatangkan Disk Joki (Dj) Olyolyjo dari Bali. “Bukan kami menyediakan tarian striftis. Tapi itu Dj, Dio nari kek gitu bukan wewenang kami NYX,” kata Mamad, saat di kantor Satpol PP Kota Jambi.

Mamad menyebutkan, penampilan itu tidak berlangsung lama, dirinya yang melihat perfome Dj tersebut yang tak senonoh langsung meminta Dj itu menghentikan aksinya dan turun panggung. Saat itu ada 70 an orang pengunjung NYX.

“Dia tidak sempat main Dj, Saya stop dan suruh pulang ke Hotel. Tariannya hanya berlangsung 7 menit, dari pukul 23.55 hingga pukul 00.00 Wib lewat dikit. Itu Dj Olyolyjo dari Bali kita kontrak hanya event malam itu saja,” imbuhnya.

Tempat hiburan NYX, sebut Mamad, sudah beroperasi sejak tiga tahun terakhir. Ada 15 room karaoke eksekutif yang disediakan dan lounge. “Lounge kita baru buka 10 hari terakhir. Selama ini hanya karaouke,” katanya.

Masalah perizinan yang dipertanyakan Satpol PP, sebut Dia, pihaknya mengaku lengkap. “Izin kita lengkap, izin minol juga ada. Lounge kita operasionalnya pukul 21.00 Wib hinnga pukul 03.00 WIB.” imbuhnya.

(hfz)