Syukur Bela Nalim-Khafid, Serahkan Ratusan Tim Pemenangan

Senin, 05 Maret 2018 - 10:46:31 - Dibaca: 647 kali

Google Plus Stumbleupon


PILKADA : M. Syukur menyerahkan tim pemenangan yang diterima langsung pasangan Nalim-Khafid Desa Tanjung Lamin, Kecamtan Pamenang Barat, Sabtu (3/3) kemarin.
PILKADA : M. Syukur menyerahkan tim pemenangan yang diterima langsung pasangan Nalim-Khafid Desa Tanjung Lamin, Kecamtan Pamenang Barat, Sabtu (3/3) kemarin. [Wiwin / JE]

MERANGIN - Anggota DPD RI, M. Syukur memang batal maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Merangin 2018. Namun, kiprah dirinya masih diperhitungkan dan dinilai mempengaruhi peta politik pada perebutan BH 1 FZ.

Sabtu (3/3) kemarin, Syukur telah memutuskan arah dukungannya utntuk pasangan Nalim-Khafid. Dukungan ini diiringi dengan penyerahan tim pemenangan yang telah dibentuk beberapa waktu lalu.

Tidak tanggung-tangung, simpatisan itu berjumlah 650 orang yang tergabung dalam Tim Suara Rakyat. Penyerahan dilakukan dilanjutkan dengan pengukuhan yang berlokasi di Desa Tanjung Lamin, Kecamtan Pamenang Barat.

Dalam ketarangannya, M. Syukur mengatakan ratusan timnya itu terdiri dari Koordinator Kabupaten, Koordinator Kecamatan dan Koordinator Desa. Jumlah ini diluar wilayah Dapil IV yakni Kecamatan Seluruh Tabir, Kecamatan Sungai Manau, Kecamatan Pangkalan Jambu dan Renah Pembarap.

"Jumlah Tim Suara Rakyat yang terdata mencapai 3.000 orang, hari ini saya serahkan sekitar 650 orang hanya sebatas Kordes, untuk selanjutnya akan dilanjutkan oleh pasangan Nalim-Khafid untuk mengorganisirnya," ujar M. Syukur. 

Syukur beralasan sikap dan keputusannya menyerahkan simpatisan karena terdapat kesamaan visi dan misi antara dirinya dirinya dengan Nalim-Khafid. Kesamaan itu diharapkan bisa membangun Kabupaten Merangin, terutama dalam mengentaskan angka kemiskinan.

"Alasan kita mendukung Nalim-Khafid tidak berbicara Tabir, Sungai Manau, Jangkat, Pamenang atau daerah lainnya namun bagaimana mengentaskan angka kemiskinan yang mencapai 28.000 jiwa," bebernya.

Ia menegaskan, jika pasangan Nalim-Khafid nantinya berkhianat dengan dengan kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat maka dirinya siap menjadi garda terdepan untuk mempertanyakan. "Jika nanti pasangan yang kita dukung saat ini tidak menampung aspirasi kita, maka saya yang bertanggungjawab dan menjadi garda terdepan untuk mempertanyakan," ucapnya.

Sementara itu, pasangan Nalim-Khafidh menyambut baik keputusan politik yang diambil oleh M. Syukur. Apalagi dengan menyerahkan Tim Suara Rakyat untuk berjuang bersama.

"Semoga dengan diserahkannya Tim Suara Rakyat semakin membuat kita kuat menuju 27 Juni nanti. Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Syukur, semoga Bapak dan keluarga selalu diberi kesehatan," kata Nalim.

Nalim merasa haru dan mengingat mereka pernah berlawanan pada Pilkada Merangin periode sebelumya.

"Terkadang pengen nangis karena kita dulu pernah berlawanan dan sekarang bersatu dan Insya Allah semakin kuat," pungkasnya.

(cr1)