Pedagang Korban Kebakaran di Sungaipenuh Dapat Bantuan

Selasa, 06 Maret 2018 - 10:45:52 - Dibaca: 893 kali

Google Plus Stumbleupon


DIBERI MODAL: Pedagang lapak yang menjadi korban kebakaran di Kota Sungai Penuh mendapatkan bantuan modal dari Persatuan Besar Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK) di Jakarta.
DIBERI MODAL: Pedagang lapak yang menjadi korban kebakaran di Kota Sungai Penuh mendapatkan bantuan modal dari Persatuan Besar Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK) di Jakarta. [Gusnadi / JE]

SUNGAI PENUH – 120 pedagang lapak yang menjadi korban kebakaran di Kota Sungai Penuh pada awal Tahun 2018 lalu, saat ini mendapatkan bantuan modal untuk membuka usaha kembali. Bantuan modal, merupakan bantuan dari Persatuan Besar Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK) di Jakarta yang diserahkan langsung dilokasi kebakaran yang diwakili oleh unsur pimpinan PB HKK, Tafyani Kasim, pada Minggu (04/03).

Ketua Umum PB HKK Jakarta, Brigjen Safril Norsal SH, MH, melalui Sekjen PB HKK, Forseda Risman, mengatakan PB HKK Jakarta telah 3 kali memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Sungai Penuh. "Sebelumnya kita memberikan bantuan tanggap darurat berupa sembako, kemudian belasan karung isi pakaian, dan kali ini penyerahan bantuan modal untuk pedagang lapak," ujarnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, baik masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh yang berada di perantauan maupun yang berada di Kerinci dan Kota Sungai Penuh sendiri. Untuk bahu-membahu, membangun Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. "Kepada pedagang jangan terlena, mari bangkit. Ini adalah ujian yang diberikan allah, agar kita lebih tegar menghadapi kehidupan," harapnya.

Sementara Wakil Walikota Sungai Penuh, Zulhelmi, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PB HKK Jakarta dan seluruh warga Kerinci yang diperantauan yang telah peduli terhadap kebakaran di Sungai Penuh. "Dari Jakarta sudah 3 kali menyumbang, ini luar biasa. Semoga akan ada yang ke 4 kalinya, bahkan ke 10 kalinya. Apapun yang telah diberikan, kami ucapkan terimakasih," tandasnya.

(adi)