Tingkat Emosional Jadi Penentu, Tes Psikologi Gadeng Polda Jambi

Jumat, 09 Maret 2018 - 10:42:29 - Dibaca: 575 kali

Google Plus Stumbleupon


SELEKSI : Ketua tim seleksi, Bahder Johan Nasution usai memantau prosesi pelaksaan tes psikologi calon anggota KPU Provinsi Jambi, Kamis (8/3) kemarin.
SELEKSI : Ketua tim seleksi, Bahder Johan Nasution usai memantau prosesi pelaksaan tes psikologi calon anggota KPU Provinsi Jambi, Kamis (8/3) kemarin. [IST]

JAMBI - Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi terus berlanjut, Kamis (8/3) kemarin. Kali ini seleksi mamasuki tahapan tes psikologi dengan menggandeng Polda Jambi.

Bertempat di Golden Harvest, tes psikologi diikuti 35 orang calon komisioner yang telah dinyatakan lolos mengikuti Computer Assisted Test  (CAT).  Mereka diuji dalam bentuk tertulis dan wawancara tim dari Polda Jambi yang telah ditunjuk Timsel.

Ketua Timsel, Prof. Dr. Bahder Johan Nasution, S.H, S.M, M. Hum. mengatakan tes psikologi merupakan lanjutan dari CAT yang dilakukan selama dua hari. Test ini untuk mencari 30 besar yang akan mengikuti test kesehatan.

“Ini merupakan lanjutan dari hasil ujian test CAT kemarin, untuk sekarang masih 35 orang,” ujarnya.

Bahder menjelaskan, test psikologi di maksudkan untuk menilai tingkat emosional dan kemampuan peserta. Semua itu menjadi penting untuk melihat kemampuan mengatasi sebuah persoalan.

“Kalau nanti jadi anggota KPU akan banyak beben yang dihadapi, seperti persoalan dalam pemilu. Kita harapkan tes ini bisa melihat tingkat stabilitas emosional. Jika bagus artinya mereka bisa memecahkan persoalan dengan rasional,” ungkapnya.

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Jambi (Unja) ini menjelaskan, variasi test psikologi meliputi test tertulis, membaca dan menggambar.  Setiap variasi memiliki nilai sendiri.

“Disanalah tingkat emosional, kesabaran, kecepatan menyelesaikan persoalan itu, ini dapat dilihat hasilnya,” pungkasnya.

(aiz)