Singapura Tarik Semua Melon Asal Australia

Sabtu, 10 Maret 2018 - 11:14:25 - Dibaca: 726 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SINGAPURA – Pemerintah Singapura tak ingin warganya kehilangan nyawa gara-gara makan melon yang terkontaminasi bakteri listeria. Kamis (8/3) otoritas pangan Singapura, Agri-Food and Veterinary Authority (AVA), memerintahkan agar semua buah melon yang berasal dari Australia ditarik dari pasaran tanpa pengecualian. AVA menyebut itu adalah langkah pencegahan agar hal buruk tidak terjadi.

Di Australia, melon yang mengandung bakteri listeria sudah menewaskan 4 orang. Sekitar 17 orang lainnya harus dirawat secara intensif. Melon tersebut berasal dari salah satu perkebunan di New South Wales. Pihak perkebunan sudah berhenti berproduksi sejak 28 Februari.

Sebelumnya, pemerintah Singapura menarik melon-melon yang dikirim dari perkebunan tersebut. Dua pengiriman melon itu telah dijual di pasar basah dan jaringan pertokoan Sheng Siong pada 12 Februari–2 Maret lalu sebelum akhirnya ditarik.

Nah, baru-baru ini pemerintah Australia memberi tahu bahwa bukan hanya dua pengiriman itu saja yang diduga terkontaminasi listeria. Ada peluang kontaminasi juga terjadi pada beberapa pengiriman lainnya. Setelah menerima informasi tersebut, AVA langsung menarik semua melon yang berasal dari Negeri Kanguru itu. Baik yang dikirim dari perkebunan bermasalah di New South Wales tersebut maupun dari supplier lainnya.

Sejauh ini belum ada penduduk Singapura yang sakit maupun tewas gara-gara melon yang mengandung listeria itu. AVA bahkan sudah melakukan pengetesan secara acak pada melon-melon yang dijual di pasaran. Sejauh ini hasil tes itu belum keluar.

Karena semua masih meragukan, AVA menyarankan agar penjualan melon dari Australia dihentikan dulu hingga ada informasi lebih lanjut. ’’Jika penjual tidak yakin melon mereka berasal dari negara mana, maka, sebagai pencegahan, mereka harus berhenti menjual atau menggunakannya dalam menu makanan,’’ tegas pihak AVA sebagaimana dilansir Channel News Asia.

Hal serupa berlaku bagi orang-orang yang telanjur membeli buah tersebut. Jika mereka tidak yakin, jangan makan. Penduduk yang merasa tidak enak badan setelah makan melon harus segera mencari pertolongan medis agar cepat tertangani.

Listeria mengakibatkan listeriosis. Itu semacam keracunan makanan yang bisa disembuhkan dengan antibiotik. Dengan catatan, pasien segera ditangani. Tanda-tanda keracunan biasanya panas, sakit di persendian, dan diikuti dengan diare. Gejala itu muncul biasanya antara awal makan hingga 70 hari kemudian.

(sha/c17/dos)