Akan Kelola 30 Persen Sampah, Baru Mampu Kelola 11 Persen

Senin, 12 Maret 2018 - 12:06:15 - Dibaca: 505 kali

Google Plus Stumbleupon


PEDULI: Petugas Kebersihan dan masyarakat komunitas peduli sampah membersihkan sampah di tengah Kota Jambi pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.
PEDULI: Petugas Kebersihan dan masyarakat komunitas peduli sampah membersihkan sampah di tengah Kota Jambi pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. [M. Ridwan/JE]

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi baru mampu mengolah 11 persen sampah dari produksi 1.574 per harinya. Pengolahan sampah itu dilakukan bank sampah dan komunitas masyarakat. Targetnya 2025 Pemerintah Kota Jambi bisa mengolah 30 persen sampah hingga mencapai target Nasional.

 Syafruddin, Kabid Pengelola Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi mengatakan, saat ini produksi sampah di Kota Jambi per harinya sebanyak 1.574 kubik. Dari angka itu baru 11 persen yang bisa dikelola dengan baik melalui bank sampah dan komunitas masyarakat.

"Angkanya sudah 11 persen sampah yang bisa kita kelola,” katanya pada acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, kemarin (11/3).

Ditambahkan Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, setiap hari jumlah sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo sudah mulai berkurang. Sebab, sampah yang diproduksi masyarakat ada yang dikelola melalui program west to energy (WTE) yang diproduksi di Pasar Talang Banjar.

Sampah tersebut dikelola dan diproduksi menjadi gas dan energi listrik. Sampah dikelola oleh masyarakat menjadi produk yang bernilai ekonomis. “Jadi tidak semua sampah masuk ke TPA Talang gulo,” imbuhnya.

Saat ini, TPA Talang Gulo juga sudah memproduksi gas. Gas tersebut dimanfaatkan secara gratis oleh warga sekitar TPA.

"Kini ada sekitar 10 KK yang sudah memanfaatkan gas dari sampah di TPA Talang Gulo. Sejauh ini tidak ada masalah. Ini akan terus dikembangkan,” sebutnya.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi, Budidaya mengatakan, dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini mampu memberikan edukasi kepada masyatakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Kepedulian masyarakat menjaga kebersihan yang kita harapkan. Tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

(hfz)