Pengiriman Lamban, Stok Terganggu, Harga Cabai Tembus Rp50 ribu per kilo

Kamis, 15 Maret 2018 - 12:05:08 - Dibaca: 873 kali

Google Plus Stumbleupon


MENANTI PEMBELI : Pedagang cabai dipasar tradisional Kota Jambi menuggu datangnya konumen beberapa waktu lalu.
MENANTI PEMBELI : Pedagang cabai dipasar tradisional Kota Jambi menuggu datangnya konumen beberapa waktu lalu. / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Pasokan cabai ke Jambi mengalami penurunan. Akibatnya harga cabai melambung naik. Kondisi di sejumlah pasar tradisional dalam Kota Jambi harga cabai tembus Rp 50 ribu per kilo gram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Ariansyah mengatakan, kenaikan cabai merah keriting ini karena jumlah pasokan yang masuk ke beberapa pasar di Jambi berkurang.

“Terkait kelangkaan, kini bidang penindak tengah melakukan pemeriksaan. Kita belum tahu apa penyebab kelangkaan," katanya.

Ariansyah menyebutkan dalam satu kali pengiriman cabai hanya bertahan selama 7 hari. Perjalanan cabai dari luar daerah ke Kota Jambi memakan waktu dua hari. “Jika pengiriman lambat maka stok terganggu,” imbuhnya.

Terhitung sejak senin lalu harga cabai merah keriting di Pasar Angso Duo Rp 42 ribu. Harga ini meningkatkan pada selasa (13/03) menjadi Rp 46 ribu.

"Hari ini (kemarin, red) kembali naik menjadi Rp 50 ribu perkilonya," katanya.

Terkait kenaikan ini kata Ariansyah, Dinas Perindag Provinsi Jambi bersama Satgas Pangan melakukan pemeriksaan harga di pasar. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apa penyebab kelangkaan.

"Kita belum tau apa sebabnya. Apakah karena belum ada pasokan atau memang ada permainan," katanya.

Jika ada permainan di pasar, Ariansyah menegaskan, besama Satgas Pangan akan dilakukan penindakan terhadap pedagang yang bermain curang. Pengawasan dengan ketat dilakukan.

"Harga bahan pokok lainnya aman," pungkasnya. (nur)