Panitia Pemekaran Dianggap Tak Netral, M. Zen Ajak Bubarkan Tim

Jumat, 16 Maret 2018 - 11:35:03 - Dibaca: 456 kali

Google Plus Stumbleupon


PELANTIKAN TIM: M. Zen ketika memberi keterangan pers terkait  rencana pembubaran tim pemekaran Kabupaten Merangin.
PELANTIKAN TIM: M. Zen ketika memberi keterangan pers terkait  rencana pembubaran tim pemekaran Kabupaten Merangin. / Jambi Ekspres Online

MERANGIN - Isu pemekaran menjadi topik hangat dalam kontestasi Pilkada. Termasuk Pilkada Merangin. Itu terlihat pada pelantikan Tim Pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pasangan nomor urut 3 Nalim-Khafid di Kampung V, Kecamatan Margo Tabir, (15/03).

Saat pelantikan dihadiri sekitar 300 orang Tim Pemenangan. Beberapa Petinggi Partai, seperti PDIP, PAN, NasDem, PKB dan Perindo juga hadir. Salah satu anggota Tim Pemekaran Tabir bernama M Zen juga hadir.

Dia diberikan waktu untuk berbicara oleh MC. Dalam kesempatan itu Dia mengatakan, isu pemekaran Tabir jangan dibawa ke arah Politik apalagi Tim Pemekaran Tabir berpihak ke salah satu kandidat Calon Bupati.

M Zen menjabat bagian hukum di Panitia Pemekaran yang juga kader Partai Perindo ini mengatakan pemekaran bukan kehendak segelintir orang juga bukan kehendak Tim Pemekaran.

“Kalau bicara pemekaran pada tempat kandidat tertentu dan mengatakan kandidat tertentu yang berjasa, berarti Panitia Pemekaran tidak netral, kalau Panitia Pemekaran tidak netral mundur saja jadi Panitia, bubarkan panitia ini masalah politik," tegas M Zen.

M Zen menegaskan, pemekaran tidak bisa menjadi isu politik dan meminta kepada masyarakat untuk membubarkan jika tetap di posisi yang tidak netral.

"Saya meminta kepada rakyat untuk membubarkan Panitia itu, kalau mereka tidak netral, Saya akan berkoordinasi dengan kawan-kawan yang lain apabila memang Panitia Pemekaran tidak netral tidak ada kata lain selain dibubarkan," ungkap M Zen.

M Zen menegaskan bahwa tidak bisa menjamin siapa yang menjadi Bupati Merangin selanjutnya dan khawatir jika Tim Pemekaran berpihak ke Kandidat yang kalah akan menghambat Pemekaran itu sendiri dan meminta kepada Tim Pemekaran untuk tidak melupakan jasa Nalim ketika menjabat Bupati Merangin.

"Dalam keputusan PPD dan nama lain ditingkat Kelurahan itu dizamannya Pak Nalim, nah kenapa Pak Nalim tidak bisa berbuat lagi karena dia sudah kalah waktu itu, setelah kalahpun masih membantu tim Pemekaran, jangan lupakan jasa orang," tegas M Zen.

(cr1)