Dipersulit, DPMPTSP Sungai Penuh Disorot

Selasa, 20 Maret 2018 - 10:52:41 - Dibaca: 853 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SUNGAIPENUH - Sebagai instansi yang melayani masyarakat, seharusnya segala urusan mengenai pelayanan dipermudah.  Namun berbeda halnya dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMP2TSP) Sungai Penuh.

Dimana, warga Sungai Penuh yang mengurus izin malah dipersulit. Seperti dialami salah satu warga Sungai Penuh, Yosep, yang mengurus izin SIUP dan TDP, mengeluhkan lamban dan rumitnya pengurusan izin di dinas tersebut.

"Janjinya 3 hari selesai, ini sudah hampir sebulan belum juga selesai. Selain itu, birokrasinya berbelit-belit, dan bahkan salah satu pegawai yang menanganinya tidak tahu dimana bahan yang saya ajukan," ungkap Yosep, (19/03).

Menurutnya, jika pelayanan perizinan di Sungai Penuh begitu sulit dan rumit, bagaimana bisa Kota Sungai Penuh, menarik minat investor dari luar daerah untuk berinvestasi di Kota Sungai Penuh. "Ini sudah tidak benar lagi, masa warga sendiri yang mau ngurus izin malah dipersulit, bagaimana dengan investor yang ingin membuka usaha di Sungai Penuh nantinya," katanya.

Hal senada juga diungkapkan, warga Sungai Penuh yang mengurus izin di dinas tersebut. ‘’Izin yang diurus baru keluar setelah dua bulan bahan diajukan. Itu juga harus ngamuk-ngamuk duluan baru keluar. Seharusnya pengurusan ini dipermudah, ini malah sebaliknya," kata warga Sungai Penuh, yang enggan namanya ditulis.

Sementara Kadis PMP2TSP Kota Sungai Penuh, Muswadi, membantah jika pengurusan izin lamban dan dipersulit. "Tidak dieprsulit, malah pengurusan izin bisa selesai dalam satu hari saja, apalagi saat ini kita sudah pakai sistim online," katanya.

Ditanya soal warga yang dipersulit, ia menambahkan, siapapun yang melakukan pengurusan izin di Dinas Perizanan tidak dipersulit, namun tentunya sesuai dengan SOP dan kelengkapan bahan yang diajukan. "Kalau sudah sesuai dengan SOP dan bahannya lengkap kita proses langsung, tidak pernah terlambat dan sulit mengurus izin, sehari saja bisa cetak. Terkait adanya izin yang belum juga diurus sampai sekarang itu, nanti kita akan cek," pungkasnya.

(adi)