46  SPBU Siap Layani Pemudik

2.554 Lobang di Jalur Mudik, Pasar Tumpah Biang Macet

Senin, 21 Mei 2018 - 11:10:09 - Dibaca: 1994 kali

Google Plus Stumbleupon


BUTUH PERBAIKAN: Ini salah satu titik jalan Batanghari-Tebo, di Desa Kandang, Tebo Tengah, yang berstatus jalan negara dan membutuhkan penanganan jelang arus mudik lebaran
BUTUH PERBAIKAN: Ini salah satu titik jalan Batanghari-Tebo, di Desa Kandang, Tebo Tengah, yang berstatus jalan negara dan membutuhkan penanganan jelang arus mudik lebaran / Jambi Ekspres Online

 

JAMBI - Provinsi Jambi termasuk salah satu daerah perlintasan arus  mudik  dari beberapa provinsi di Sumatera menuju ke Pulau Jawa. Otomatis, menjelang Idul Fitri, intensitas kendaraan yang melintas di provinsi ini dipastikan akan meningkat drastis.

Beberapa ruas jalan yang menjadi perlintasan jalur mudik yakni di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), yakni Jalinsum Jambi-Muaro Jambi-Batanghari, kemudian Batanghari-Sarolangun-Merangin-Bungo hingga ke Dharmasyaraya, Sumbar dan ruas jalan Batanghari-Tebo-Bungo-Sumbar. Lalu via Sarolangun-Musi Rawas Utara, Sumsel.

Berikutnya ada lagi jalan lintas Timur Jambi-Muaro Jambi-Tanjab Barat hingga ke Riau, kemudian Jambi-Muaro Jambi-Sumsel via Sungai Lilin.

Seluruh Jalinsum ini akan menghubungkan Provinsi Jambi dengan beberapa provinsi lainnya, seperti Sumsel, Sumbar dan Riau. Jika pemudik dari Sumut, Aceh, Sumbar dan Riau hendak ke Pulau Jawa via jalur darat, haruslah melintasi salah satu jalur ini.

Meski ruas Jalinsum yang melintasi provinsi Jambi ini terbilang mulus dan lancar, namun berdasarkan pantauan koran ini, ternyata masih terdapat banyak lubang di badan-badan jalan dalam berbagai ukuran. Bahkan, dari kalkulasi yang dilakukan, jumlahnya mencapai angka 2.554 lubang dengan titik-titik rawan kecelakaan sebanyak 22 titik dan 18 titik kemacetan yang tentunya perlu diwaspadai oleh para pemudik.

Seperti di ruas Jalinsum  Jambi-Muaro Jambi-Batanghari. Dari panjang jalan 60 KM, masih terdapat 121 lobang di badan jalan.