Sopir Ekspedisi Tewas Dihantam Truk

Rabu, 23 Mei 2018 - 11:23:14 - Dibaca: 606 kali

Google Plus Stumbleupon


LAKA LANTAS: Mobil truk tangki pengangkut air yang menabrak mobil ekspedisi yang dikendarai korban Muksin, mengalami ringsek bagian depan. Kecelakaan terjadi di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, kemarin (22/5).
LAKA LANTAS: Mobil truk tangki pengangkut air yang menabrak mobil ekspedisi yang dikendarai korban Muksin, mengalami ringsek bagian depan. Kecelakaan terjadi di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, kemarin (22/5). / Jambi Ekspres Online

SENGETI - Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi. Kali ini seorang sopir truk ekspedisi yang sedang memperbaiki mobilnya tewas setelah ditabrak mobil truk pengangkut air dari belakang. 

Peristiwa terjadi kemarin (22/5) sekitar pukul 05.30 WIB di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi. Kejadian ini sempat membuat lalu lintas macet beberapa saat. 

Menurut keterangan saksi Mirna, warga setempat mengatakan, truk ekspedisi sedang berhenti dikarenakan ada kerusakan. Dia berinisiatif untuk memperbaiki mobilnya.

"Karena mobilnya rusak, sopir itu langsung memperbaikinya di bawah kolong mobil. Mungkin karena di tabrak, mobilnya bergeser terlindasnya korban tersebut," ujar Mirna.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muarojambi, AKP Abdul Aziz, membenarkan peristiwa ini. Kata Dia, kecelakaan antara truk ekspedisi dengan truk pengangkut air bersih ini menewaskan satu orang.

"Iya betul, korban tewas atas nama Muksin (36) warga talang Banjar Kota Jambi. Untuk penyebab kebenarnnya masih kita selidiki. Korban langsung kita bawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi," sebut Kasat Lantas.

Dari informasi yang didapat diketahui, kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB, dimana truk ekspedisi BH 8602 MF sedang terparkir di pinggir jalan karena mengalami kerusakan. Sopir mobil turun ke kolong mobil untuk memperbaiki kerusakan. 

Nahas, disaat bersamaan sebuah mobil truk pembawa air bersih BH 8461 GU melaju dari arah Jambi menuju Sengeti dengan kecepatan tinggi. Entah karena apa mobil pengangkut air ini menabrak mobil ekspedisi dari belakang. Akibatnya sopit truk ekspedisi harus meregang nyawa terhimpit mobilnya sendiri.

(era)