Warga Kerinci Diterkam Harimau

Jumat, 25 Mei 2018 - 13:28:10 - Dibaca: 1244 kali

Google Plus Stumbleupon


DIRAWAT: Rusmayati (58) warga Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur saat mendapatkan perawatan kemarin (24/5) setelah diterkam harimau
DIRAWAT: Rusmayati (58) warga Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur saat mendapatkan perawatan kemarin (24/5) setelah diterkam harimau [GUSNADI/JAMBIEKSPRES]

KERINCI - Setelah sebelumnya, Harimau Sumatera lalu lalang dikawasan perladangan warga di Renah Pemetik. Kali ini, si raja hutan tersebut menerkam warga Pungut Mudik di wilayah hutan Renah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci. 

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa ini terjadi kemarin siang (24/5). Korban yakni Rusmayati (58) warga Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur. Dia diterkam saat berada di kebunnya di Renah Pemetik.

Rusmayati mengalami sejumlah luka dibagian tubuhnya. Luka bagian bahu kanan, punggung kanan dan lecet pada bagian kening. 

Salah seorang sumber terpecaya mengatakan, pada pukul 14.30 wib Rusmayati sedang bekerja terpisah dengan suaminya. Secara tiba - tiba, diterkam oleh satu ekor harimau dari arah belakang sehingga membuat korban berteriak sambil berlari meminta pertolongan kepada suaminya yang berjarak kurang lebih 100 meter.

"Mendengar teriakan Rusmayati, suaminya langsung menghalau harimau tersebut sehingga harimau langsung meninggalkan lokasi tersebut," sebutnya. 

Dikatakannya lagi, sekitar pukul 15.00 WIB suami korban langsung membawa Rusmayati ke Polban DKT Sungai Penuh untuk dilakukan penanganan secara medis.

"Saat ini korban dirawat di ruang UGD Polban DKT Sungai Penuh dan akan dilakukan operasi di RSU Mayjen A. Thalib pukul 20.00 wib," terangnya.  

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan BBTNKS Wilayah I Kerinci, Nurhamidi, dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kejadian ini terjadi Kamis siang saat korban bersama suaminya Usman (60) sedang bekerja di ladang. 

"Kita dapat laporan kejadian ini terjadi siang tadi, sekarang korban dirawat dirumah sakit MHA Thalib dan akan menjalani operasi," ujarnya. 

Ditanya apa tindakan yang akan dilakukan oleh pihak BBTNKS atas kejadian tersebut, Nurhamidi mengatakan akan menurunkan anggotanya ke TKP. "Besok (hari ini, red) kita akan cek TKP," pungkasnya.

(adi)