Areal Pencarian Terlalu Luas, Pelacakan Harimau Sumatera Masih Nihil

Senin, 28 Mei 2018 - 10:32:29 - Dibaca: 1011 kali

Google Plus Stumbleupon


MASIH BERLANJUT: Tim gabungan saat berjaga-jaga di pinggiran hutan di Renah Pemetik saat pencarian harimau Sumatera kemarin (26/5)
MASIH BERLANJUT: Tim gabungan saat berjaga-jaga di pinggiran hutan di Renah Pemetik saat pencarian harimau Sumatera kemarin (26/5) [IST for JE]

KERINCI - Pelacakan harimau yang menerkam salah satu warga Kerinci pada Kamis kemarin (24/05) kemarin di Renah Pemetik, belum juga membuahkan hasil.

Saat ini, tim Gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, bersama dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit 1 Kerinci masih berada di Renah Pemetik terus berusaha melacak harimau tersebut. 

Kepala Seksi Pengawasan BBTNKS Wilayah I Kerinci, Nurhamidi, dikonformasi mengatakan bahwa saat ini sudah memasuki hari ke empat Tim Gabungan berada di Renah Pemetik.

‘‘Tim gabungan masih berada di lapangan. Hingga kini, mereka terus bergerak melacak harimau tersebut,’‘ ujar Nurhamidi, yang diakuinya baru saja pulang dari Renah Pemetik untuk melakukan tugas lainnya.

Dijelaskannya, tim tersebut sudah berupaya mencari jejak sang harimau sejak hari kejadian. Namun sayangnya, sampai saat ini mereka belum menemukan target operasinya itu. Salah satu kendala yang menyulitkan tim melacak keberadaan harimau tersebut ialah, karena luasnya areal yang harus ditelusuri dan terbatasnya akses komunikasi akibat lokasi yang terpencil.

‘‘Sejauh ini, tim baru menemukan jejak harimau dan juga ember yang rusak diduga sempat dicakar harimau,’‘ jelasnya.