Pertahana Lebih Diuntungkan, Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Dikocok Ulang

Sabtu, 09 Juni 2018 - 10:37:30 - Dibaca: 933 kali

Google Plus Stumbleupon


SELEKSI : Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jambi, Ahmad Luthfi menjelasakan mekanisme seleksi.
SELEKSI : Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jambi, Ahmad Luthfi menjelasakan mekanisme seleksi. [Faizarman / JE]

JAMBI - Seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi akan kembali digelar. Ini menyusul dibentuknya tim seleksi (Timsel) yang diketuai oleh Asa’ad Isma, Dosen UIN STS Jambi.

Hanya saja, pada seleksi kali ini kandidat petahana yang masih menjabat justru lebih diuntungkan. Karena seusai aturan mereka tidak mengikuti beberapa tahapan seleksi seperti jalur pendaftar biasa.

“Benar, ada beberapa tahapan seleksi yang tidak mereka (petahana) lewati. Ini susuai petunjuk dari hasil Bimtek yang kita lakukan,” ujar As’ad Isma dalam keterangan persnya, Jum’at (8/6) kemarin.

       Ia menyebutkan, secara umum tahapan seleksi terbagi atas dua. Pertama untuk pendaftar baru dan PAW serta pendaftar existing  yang merupakan petahana. “Ada tahapan yang berbeda antara tes yang dilakukan,” ungkapnya.

       Untuk pendaftar baru dan PAW, kata As’ad Isma, tahapannya yakni seleksi administasi, tes tetulis, psikologi, tes kesehatan, wawancara dan uji kelayakan dan kepatutan. Sedangkan, petahana atau existing yakni seleksi administasi, evaluasi kinerja, psikologi, tes kesehatan dan uji kelayakan dan kepatutan. “Jadi CAT atau tes tertulis di ganti evaluasi kinerja untuk petahana dan mereka juga tidak mengikuti wawancara,” ungkapnya.

       Lalu apakah ini membuat petahana otomatis masuk keenam besar? As’ad membenarkan hal tersebut. Hanya saja evaluasi yang dilakukan terhadap mereka juga lebih ketat. “Evaluasi itu juga ketat. Kinerja mereka terlihat jelas oleh Bawaslu Provinsi maupun RI,” jelasnya.

       Lalu kapan seleksi akan dimulai? As’ad mengaku masih menunggu juknis dari Bawaslu RI. Karena jadwal seleksi masih disusun dan akan disampaikan dalam waktu dekat ini. “yang pasti pelantikan dilakukan pada 16 Agustus. Artinya setelah lebaran nanti kita sadah kajalan,” tukasnya.

(aiz)