Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang, Belasan Rumah di Tanjab Barat Terbakar

Rabu, 20 Juni 2018 - 10:50:23 - Dibaca: 584 kali

Google Plus Stumbleupon


JAGO MERAH MENGAMUK: Kobaran api yang membakar belasan rumah di Jalan Bahagia, Lorong Kendari Rt.01 Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjab Barat Selasa dini hari (19/6) sekira pukul 03.20 WIB. (Inzet) Jenazah korban tewas dievakuasi
JAGO MERAH MENGAMUK: Kobaran api yang membakar belasan rumah di Jalan Bahagia, Lorong Kendari Rt.01 Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjab Barat Selasa dini hari (19/6) sekira pukul 03.20 WIB. (Inzet) Jenazah korban tewas dievakuasi [Gatot / JE]

KUALA TUNGKAL-Kebakaran hebat kembali terjadi di pemukiman padat penduduk di Tanjab Barat. Kali ini berlokasi di Jalan Bahagia, Lorong Kendari Rt.01 Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjab Barat Selasa dini hari (19/6) sekira pukul 03.20 WIB.

Tak hanya meluluhlantakkan belasan rumah warga, akan tetapi kebakaran dahsyat ini mengakibatkan 2 orang warga meninggal dunia. Dipastikan, sebanyak 75 jiwa terpaksa harus kehilangan tempat tinggalnya.

Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, S.IK melalui Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Sumarno Berutu, SH membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Menurutnya, pada saat kejadian ada beberapa saksi yang merupakan warga setempat mengetahui telah terjadi kebakaran.

"Menurut saksi mata, kejadian kebakaran terjadi pada pukul 03.20 WIB, pada saat itu saksi mendengar suara gaduh, dirinya keluar rumah dan pada saat diluar dirinya melihat asap yang mengepul dan langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan suara minta tolong, warga lainnya langsung berkumpul untuk membantu memadamkan api," kata kapolsek. 

Saksi mata lainnya juga menjelaskan bahwa api sangat cepat merambat ke rumah lainnya, karena hampir seluruh bangunan merupakan bangunan semi permanen serta pada saat kejadian tersebut juga terdengar suara ledakan yang diperkirakan berasal dari tabung gas elpiji yang meledak.

Kapolsek menjelaskan,  sekira pukul 03.30 WIB, personil BPBD dan Damkar serta Yayasan Budhi Luhur Kabupaten Tanjabbar tiba di lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman api. Kurang dari 2 jam, akhirnya sekira pukul 05.25 WIB api berhasil dipadamkan.

"Setelah api padam pada saat itu baru diketahui dan ditemukan adanya 2 orang korban yang meninggal dunia, diduga karena terperangkap oleh kobaran api di dalam rumah. Korban yang meninggal dunia dalam kebakaran ini yaitu seorang nenek, Salasiah (60) dan cucunya, Sahal Mahfudz (17) diketemukan dalam kondisi hangus atau gosong," terang Kapolsek Tungkal Ilir.

Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, Ketua RT 01 Muhammad Dong ditemui di lokasi kejadian mengatakan, api begitu cepat membesar dan sulit dipadamkan. Kata dia, kedua korban tidak sempat diselamatkan, lantaran kobaran api begitu besar.

 "Api cepat besar dan terlihat sekitar pukul 3.20 wib," kata Muhammad Dong.

Dikatakan dia, korban yang terbakar ditemukan di depan pintu dan satu lagi diatas ranjang.

"Neneknya di depan pintu, cucunya di kamar, karena kami temukan ada bekas ranjang," ujar Muhammad Dong.

Bupati Tanjabbar Ir H Safrial Ms beserta rombongan lansung meninjau lokasi, pada kesempatan itu bupati meminta korban dan keluarga korban agar tetap tabah dan sabar.

"Kepada korban keluarga korban yang meninggal dunia agar tetap tabah, semoga Allah Swt menggantikan lebih dari ini," ujarnya.

Lebih lanjut bupati menghimbau kepada masyarakat Tanjab Barat pada umumnya agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah, maupun ingin beristirahat.

"Kalau mau pergi meninggalkan rumah maupun mau beristirahat tidur, harap periksa apakah kompor sudah dimatikan dan lain sebagainya, agar tidak terjadi hal-hal yag tidak kita inginkan," harapnya.

Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 9 unit rumah rata dengan tanah, 10 unit rusak ringan (bedeng 7 pintu, Rumah 3 unit ). Namun dari informasi yang dihimpun kebakaran kuat diduga terjadi akibat konsleting arus pendek listrik.

(sun)