Dewan Kecewa Dengan Pelayanan Puskesmas Bungo

Selasa, 26 Juni 2018 - 11:38:34 - Dibaca: 715 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

MUARA BUNGO - Warga SP 6 Dusun Sekar Mengkuang bernama Nor (49) diduga meninggal dunia akibat tidak mendapatkan perawatan di Puskesmas Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang lebaran kedua Idul Fitri Minggu (16/06/2018).

"Berjam-jam pasien nunggu, dari magrib dokter baru ada Subuh. Setelah itu baru disuruh rujuk ke Rumah Sakit Bungo. Mana malam itu mati lampu. Saat dalam perjalanan pasien meninggal dunia, jadi bukan meninggal di Rumah Sakit. Dan dikuburkan hari itu pukul 11.00 WIB," ucap Anggota DPRD Bungo. Dharmawan, kemarin.

Dharmawan, berharap kejadian ini tidak terulang kembali di Bungo. ‘’Selain itu saya juga berharap adanya sanksi tegas yang diberikan Pemkab Bungo melalui Dinas Kesehatan terhadap Puskesmas," tutupnya.

Terpisah tudingan tidak memberikan pelayanan yang baik kepada pasien yang meninggal itu dibantah dokter Nila. Ia mengaku selama Lebaran sejak 7- 23 Juni 2018 tetap piket di Puskesmas Limbur Lubuk Mengkuang. "Memang ada waktu itu (lebaran kedua-red) dari warga kita yang mengalami Stroke Hemoragik. Datang dalam keadaan tidak sadar. Tapi saya ada posisi di sana. Terus saya tulis rujukan, langsung rujuk ke Rumah Sakit H.Hanafie Bungo," ucap Nila.

Nila mengakui bertemu pasien sekitar pukul 03.30 dinihari Minggu (17/06). Siangnya sekitar pukul 11.00 WIB, ia mendapat kabar bahwa pasien meninggal dunia. Sementara mengenai tidak adanya dokter yang standby di Puskesmas hari ini Minggu (24/06), ia mengaku bahwa giliran piket dr Ari.

Sementara Kadis Kesehatan Bungo, Safaruddin Matondang, membenarkan dokter yang bertugas di Puskesmas Kecamatan di perbatasan Kabupaten Bungo dengan Dharmasraya Sumatera Barat tersebut adalah dr Nila dan dr Ari.

"Sudah kita hubungi dokter yang bersangkutan. Menurut pengakuannya, ia bertugas selama lebaran mulai 7-23 Juni. Ia juga memberikan pasien surat rujukan ke RSUD Bungo karena mengalami stroke ," sebutnya seraya mengaku akan terus menindak lanjuti persoalan ini.

"Terimakasih kepada pak Dharmawan telah membantu masyarakat. Kami akan mengevaluasi masalah ini, agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik," tutup Safaruddin.

(ptm)