Pleno KPU Dikawal Ketat, Hari ini Hasil Pilkada Ditetapkan

Rabu, 04 Juli 2018 - 09:03:01 - Dibaca: 1177 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kerinci, Merangin dan Kota Jambi akan melakukan pleno rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni kemarin. Pleno terbuka ini sekaligus akan menenetapkan hasil perolehan suara calon kepala daerah yang bertarung pada Pilkada tahun ini.

Calon Kepala daerah itu yakni pasangan Abdullah Sani-Kemas Alfarizi dan Sy Fasha-Maulana yang bertarung di Kota Jambi. Ada Fauzi Ansori-Sujarmin, Haris- Khafid, Nalim- Khafid di Merangin dan pasangan Monadi-Edison, Zainal-Arsal, Adirozal-Ami Taher yang maju di Pilkada Kerinci.

Ketua KPU Kerinci, Afdal Febrianto mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan sidang pleno dimulai hari ini. Pleno itu akan berlansung hingga Jum'at bertempat di gedung Nasional Kota Sungai Penuh.

"Jadwalnya sidang pleno akan berlangsung selama Tiga hari, menurut jadwal dimulai pada Rabu pagi pukul 08.00 wib," ujarnya.

Afdal menyebutkan, bahwa mereka sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari dari melaksanakan pra pleno, hingga meminta pengamanan terhadap Kepolisian dan TNI. "Hari ini (kemarin, red) kita sudah melakukan pra pleno, dan soal pengamanan sudah kita beritahukan," ucapnya.

Pada saat pleno nantinya, yang dibolehkan masuk hanya yang menerima undangan resmi dari KPU. Jika ada yang menerobos masuk tanpa undangan, maka akan ditindak tegas oleh pihak Kepolisian. "Untuk saksi kami berikan 4 saksi per tiap paslon, dan yang boleh masuk hanya 2 orang saksi, nantinya mereka akan bergeliran. Dan juga undangan untuk 5 anggita PPK dan 1 sekretariat, dna pers," ungkapnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kotak suara saat ini masih tetap berada di KPU. Nantinya, pada menjelang pleno dimulai, baru akan dibawa ke gedung Nasional yang dikawal ketat oleh pihak Kepolisian. "Surat suara, menjelang pleno dimulai baru dibawa ke gedung," sebutnya.

Ketua KPU kabupaten Merangin, Iron Sahroni mengatakan jika pleno bertujuan untuk menyinkronkan data dari PPK. "Kita merekap kembali untuk masing-masing kecamatan, namun tidak menambah atau mengurangi suara, ini hanya berkoordinasi terkait data-data yang belum sinkron," jelas Iron Sahroni.

Dikatakan iron, sesuai tahapan Pilkada, jadwal Pleno rekapitulasi hasil pilkada ini, akan dilakukan dari 4 hingga 6 Juli 2018 yang rencananya digelar di ruang Pola I kantor Bupati Merangin.

"Kita, Sesuai kesepakatan, kita mengambil jadwal pleno pada hari pertama, yakni pada 4 Juli. Kita minta doanya kepada masyarakat Merangin, supaya Pleno ini berjalan lancar," harap Iron Sahroni.

Komisioner KPU Kota Jambi, Arif Lesmana Yoga mengatakan hasil rekapitulasi ditingkat PKK sudah berkahir. Sehingga pihaknya akan menggelar pleno terbuka rekapitulasi untuk Kota Jambi di hotel Golden Harvest.  “Pleno rekapitulasi dimulai pada pukul 8.30 wib,” katanya.

Dalam pleno itu, semua pihak terkait dan stackholder diundang, termasuk Panwaslu Kota Jambi dan saksi dari kedua Paslon. Begitu juga dengan PPK dari kecamatan juga akan hadir.

“Nanti akan kita cek langsung. Jika selesai hasil rekapitulasi akan kita tetapkan siapa yang memperoleh suara terbanyak,” ungkapnya.

          Sementara itu, Polres Kerinci telah melaksanakan persiapan pengamamanan sidang pleno hasil Pilkada Kerinci nantinya di gedung Naisonal Kota Sungai Penuh.

Kabag Ops Polres Kerinci, Kompol Alfian mengatakan bahwa dalam pengamanan tersbeut Polres kerinci melibatkan 350 personil daru polres kerinci dan polsek jajaran, dan di bantu juga dari Kodim 0417 Kerinci demi kelancaran dan keamanan selama pleno berlangsung. "Ratusan personil dari Polres Kerinci dan Kodim sudah siap melaksanakan sidang pleno di tingkat KPU," tegas Kabagops.

Dikatakannya, bahwa setiap yang masuk diruangan sidang pleno di gedung Nasional nantinya, wajib mmeperlihatkan undangan resmi dari KPU. Bahkan, setiap undangan yang masuk akan diperiksa secara ketat oleh tim dari Kepolisian dengan cara yang canggih. "Hal tersebut dilakukan, agar setiap undangan yang masuk tidak boleh membawa senjata tajam dan benda berbahaya lainnya," ungkapnya.

Untuk parkir, semua tamu yang mendapat undangan dari KPU tidak boleh parkir didalam area gedung Nasional. Semuanya, telah disediakan disekeliling lapangan merdeka. "Parkirnya diluar semua," tukasnya.

(aiz/adi/wwn)