Proyektil Peluru Menancap Dimata AB

Sabtu, 07 Juli 2018 - 11:33:15 - Dibaca: 631 kali

Google Plus Stumbleupon


BARANG BUKTI: Selonsong peluru jenis FN yang diamankan oleh pihak kepolisian dari kamar AB di Ponpes Irsyadul Ibad, Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.
BARANG BUKTI: Selonsong peluru jenis FN yang diamankan oleh pihak kepolisian dari kamar AB di Ponpes Irsyadul Ibad, Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari. / Jambi Ekspres Online

BATANGHARI - Entah apa yang dipikirkan oleh AB (15) remaja tanggung ini yang merupakan seorang santri Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, nekad bermain peluru jenis FN.

Akibatnya, Dia harus dilarikan ke Puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden  Mattaher Jambi.

Kapolsek Pemayung, AKP Iskandar saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Kata Dia, peristiwa ini terjadi Kamis (5/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Iya, korban sudah dilarikan ke rumah sakit,” ujar AKP Iskandar.

Kata Dia, kejadian bermula saat korban meletakkan satu butir peluru yang diduga jenis FN di lobang grendel pintu asrama putra. Kemudian korban memukul pangkal peluru menggunakan jarum jahit sepatu.

Selanjutnya, dipukul dengan palu gagang kayu. Dikarenakan tidak berfungsi, kemudian diganti dengan paku.

"Pangkal peluru dipukul dengan menggunakan paku kemudian kepala paku kemudian dipukul dengan menggunakan palu,” jelas Iskandar.

Setelah itu, peluru meledak dan proyektil mengenai dinding tembok. Nahasnya, proyektil itu berbalik sehingga menyerempet mata kanan korban. Karenanya, korban dibawa ke Puskesmas Jembatan Mas dan dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Atas kejadian tersebut pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi saksi. Keterangan sementara, peluru itu didapat AB dari seorang mantan santri Pesantren Irsyadul Ibad yang telah dikeluarkan pada tahun 2017.

" Berdasarkan keterangan saksi bahwa peluru tersebut di dapat dari kawannya KN (15) Kelas X Madrasah Aliyah Irsyadul Ibad, asrama ponpes RT 01 Desa Simpang Kubu Kandang,” katanya.

KN sendiri mendapatkan peluru tersebut dari santri AW saat ini telah dikeluarkan dari Ponpes Irsyadul Ibad di perkirakan pada tahun 2017.

Sementara itu saat ini pihaknya telah mengamankan barang bukti 1 buah martil bergagang kayu, 1 buah jarum jahit sepatu dan 1 buah selongsong peluru FN dan 1 buah proyektil.

(rza)