Lagi, Warga Temukan Harimau di Pemukiman

Selasa, 07 Agustus 2018 - 11:31:30 - Dibaca: 975 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Masyarakat Pendung Semurup dan Kemantan, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Minggu (05/08) malam kemarin, dihebohkan dengan kemunculan seekor Harimau yang melintas di ruas jalan perbatasan dua desa tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun,  kejadian tersebut diketahui saat salah satu warga melintas di ruas jalan itu. Namun dari kejauhan, ia melihat Raja Hutan itu melintas dan langsung lari menuju sawah warga.

Tibar salah seorang warga Pendung Semurup dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan sekitar pukul 21.30 Wib, ada warga melihat harimau yang melintas di jalan dan lari ke dalam sawah.

Dikatakannya lagi, pihaknya telah melaporkan ke petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). "Ya tadi malam warga langsung melaporkan ke KPHP dan Kehutanan, dan Tim langsung turun ke lapangan bersama dengan masyarakat melakukan pencarian," sebutnya. 

Sementara itu, Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kerinci, Neneng, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan masyarakat terkait adanya harimau yang berkeliaran dipersawahan warga Pendung Semurup.

"Iya tadi Minggu  malam sekitar pukul 22.00 Wib kita mendapatkan laporan dari Kades, kita langsung turunkan tim ke lokasi," katanya. 

Dikatakannya lagi, langkah yang diambil yakni memerintahkan anggota ke lapangan, mencari bukti di lapangan dengan mencari dan meyelusuri seluruh sawah dan pemukiman masyarakat di Pendung Mudik dan Kemantan. Namun, anggota tidak menemukan bukti yang valid.  "Kami tidak mendapkan tanda-tanda di lapangan, seperti jejak harimau maupun bukti yang lain,"  sebutnya. 

Sementara itu, Putra salah seorang anggota KPHP Kerinci yang berada di lapangan dikonfirmasi via telfon mengatakan tim telah menyelusuri seluruh sawah dan pemukiman masyarakat di pendung mudik dan kemantan. Namun sampai Senin sore pukul 15.00 Wib anggota tidak menemukan jejak harimau. "Jika memang harimau itu masuk sawah, pasti ada jejaknya disana, namun kita tidak menemukan jejak sama sekali disana," sebutnya. 

Sedangkan terkait dengan adanya warga yang menemukan diduga jejak harimau, Putra mengatakan bahwa setelah dilihat itu bukan jejak harimau, tapi jejak kerbau atau sapi. "Memang masyarakat ada yang menemukan jejak, tapi setelah kita lihat itu bukan jejak harimau, karena banyak kerbau dan sapi yang lewat disana," sebutnya. 

Dia meminta kepada masyarakat Pendung Mudik dan Kemantan yang melihat dan menemukan jejak harimau, untuk melaporkan ke petugas. "Bagi warga yang melihat silakan laporkan," pungkasnya.

(adi)