Pembangunan Mako Brimob Tunggu Pelepasan Aset

Rabu, 29 Agustus 2018 - 10:27:36 - Dibaca: 3980 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

MUARATEBO - Dengan adanya peningkatan tipe Polda Jambi dari Tipe B ke Tipe A, maka akan dilakukan pengembangan Mako Brimob. Kabupaten Tebo dipilih untuk menjadi lokasi pembangunan Mako Brimob Detasmen C tersebut.

Bupati Tebo,  H. Sukandar, mangatakan bahwa Pemkab Tebo telah menerima surat terkait pembangunan Mako Brimob di Kabupaten Tebo. Dirinya juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab Tebo masih melakukan proses pelepasan aset yang nantinya akan dihibahkan sebagai lokasi pembangunan Mako Brimob. "Saya sudah menerima suratnya, saat ini masih dalam proses pelepasan aset untuk dihibahkan sebagai lokasi pembangunannya nanti," ujar Sukandar.

Dalam proses pelepasan aset tersebut, Pemkab Tebo dalam hal ini juga akan meminta izin dari DPRD Tebo. Namun sebelumnya aset tersebut akan dilakukan penilaian oleh apresor tentang besaran nilai aset yang akan dihibahkan tersebut. "Pelepasan aset ini harus dengan izin dari DPRD Tebo dan tentunya akan dinilai dulu oleh apresor terkait nilai aset yang akan kita hibahkan nantinya," ungkap Sukandar.

"Kita berharap 2019 nanti Mako Brimbo sudah berdiri di Kabupaten Tebo,” tuntas Sukandar. 

Sebelumnya Waka Polres Tebo,  Kompol Yudha Pranata juga mengatakan bahwa dengan adanya peningkatan Tipologi Polda Jambi ke Tipe A maka ada penambahan satu Detasmen Brimob. Dari itu Polda Jambi mengusulkan untuk dibangun di wilayah Bungo-Tebo. "Dari usulan Kapolda bahwa pembangunan Detasmen C Brimob di lakukan di wilayah barat yaitu Bute,  untuk itu bersama Kasat Brimob kita telah melihat lokasinya yang difasilitasi oleh Bupati," kata Wakapolres.

Terkait pembangunannya, Waka menjelaskan bahwa pembangunan akan dilakukan setalah penganggaran nanti dari Polri, namun sebelum itu masih dilakukan legalitas terkait lokasi 6 hektare yang diusulkan oleh Pemkab Tebo. "Yang jelas lokasi pembngunannya di Tebo, namun saat masih dal proses mempersiapakan lokasi termasuk legalitasnya,” terang Waka."Untuk satu detasmen, minimal diisi 800 anggota Brimob nantinya," tuntas Wakapolres.

(bjg)