Bupati Hadiri Rakernas di Kemenkeu RI

Senin, 24 September 2018 - 11:23:46 - Dibaca: 2076 kali

Google Plus Stumbleupon


RAKERNAS: Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, SE, saat menghadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 di ruang Ballroom Dhanapala Kemenkeu RI.
RAKERNAS: Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, SE, saat menghadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 di ruang Ballroom Dhanapala Kemenkeu RI. / Jambi Ekspres Online

SENGETI - Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, SE menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 (20/9) di ruang Ballroom Dhanapala Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Kedatangan Bupati Masnah di Ballroom Dhanapala didampingi Kepala Bappeda Sudirman, Kepala BPKAD, Kepala Dipenda Fathurrahman, dan Kabag Humas dan Protokol Faisal Harahap langsung menuju ruang Ballroom.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, saat membuka Rakernas mengatakan, Rakernas ini diselenggarakan mengambil thema Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Indonesia Sejahtera, tujuannya untuk meningkatkan komitmen Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur, Bupati/Walikota dalam meningkatkan kualitas pengelola keuangan negara.

“Membangun kesadaran bahwa tujuan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel adalah mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan,“ ucap Menkeu Sri Mulyani.

Rakernas yang dihadiri Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur, dan Bupati/Walikota ini tak luput Bupati Muaro Jambi Masnah Busro juga hadir, kata Masnah, kehadirannya ini merupakan undangan dari Kemenkeu RI karena semua Gubernur, Bupati/Walikota yang mendapat opini WTP mulai tahun 2012 sampai tahun 2017 diundang guna menghadiri Rakernas.

“Saat saya mengikuti Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Tahun 2018 ada pemberian penghargaan bagi Pemkab, Pemprov yang telah mendapat opini WTP terbaik dari BPK minimal 5 kali berturut-turut, Pemkab Muaro Jambi memang belum, baru satu kali ditahun 2016 dan 2017, tapi kita akan terus berusaha agar opini WTP bisa diterima 5 lima tahun, kalau perlu lebih,’’  ucap Masnah sambil tersenyum.

(era)