Laporkan Tim Pemenangan Capres, Siap Berebut Hati Masyarakat

Senin, 24 September 2018 - 11:29:47 - Dibaca: 1629 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Tim pemenangan Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi telah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi. Ini menandai jika keduanya siap berkampanye dan berkompeitis untuk merebut hati masyarakat pada Pemilu 2019.

Tidak hanya menyerahkan SK tim pemenangan, kedua tim Capres dan Cawapres juga sudah menyerahkan rakening khusus. Kemudian menyampaikan laporan dana awal kampanye (LADK) kepada penyelanggara Pemilu senagai syarat wajib untuk berkampnye.

Ketua Tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Jambi, Agus Roni mengatakan jika pihaknya siap untuk mengikuti tahapan kampanye. Kemudian patuh terhadap aturan yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Alhamdulillah kita sudah daftarkan tim kampaye pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Ini merupakan kesiapan kita untuk memenangkan Pemilu," ujarnya.

Agus Roni menyebutkan dalam tim kampanye provinsi pihaknya memasukkan nama Fachrori Umar, Hasan Basri Agus, Sy Fasha, Abdullah Sani, Syafrial dan Sukandar sebagai tim penasehat. "Semua kepala daerah yang diusung partai koalisi masuk dalam tim kampanye," katanya.

Ketua DPW NasDem Provinsi Jambi ini berharap doa dari masyarakat, dan bisa kampanyeni secara demokrasi dan bettanding secara kontekstual, tidak menyebar fitnah sehingga hakikat demoktlrasi tercapai dengan baik. "Jadi kita berharap lebih menjaga diri, untuk lebih menghargai," katanya.

Ketua Tim Prabowo-Sandi, Sutan Adil Hendra mengatakan jika pihaknya sudah menyerahkan SK pengurus KPU Provinsi Jambi. “Info dari Sekretaris dan Bendahara SK diserahkan ke KPU langsung,” katanya.

       Dengan penyerahan ini, Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi ini juga mengaku siap untuk berkompetisi secara sehat. “Kita siap dan sangat optimis bisa merebut suara penuh,” terangnya.

       Komisioner KPU Provinsi Jambi, Apnizal mengatakan jika keduanya sudah menyerahkan rakening khusus dana kampanye, termasuk Parpol dan calon DPD RI. Jika tidak diserahkan maka ada sanksi yakni pembatalan untuk mengikuti kampanye. “Tapi semuanya sudah menyerahkan. Kemarin  terakhir, sehari sebelum tahapan kampanye,”
 tukasnya.

(aiz)