Mayat Afrizal Diotopsi Hari ini

Senin, 08 April 2019 - 13:11:05 - Dibaca: 2908 kali

Google Plus Stumbleupon


EVAKUASI : Basarnas mengangkat mayat yang telah membusuk dari sungai batanghari, sementara di Kerinci Polisi mamasangi di lokasi tempat penemuan mayat
EVAKUASI : Basarnas mengangkat mayat yang telah membusuk dari sungai batanghari, sementara di Kerinci Polisi mamasangi di lokasi tempat penemuan mayat / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Polisi Resort (Polres) Kerinci, terus melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat Afrizal, warga desa Koto Kapeh, kecamatan Siulak. Diamana mayat anggota LSM BPPK RI tersebut ditemukan tergelatak di perkebunan Teh Kayu Aro, pada Sabtu (06/04) lalu.

Bahkan, saat ini Polisi sedang menunggu hasil otopsi, karena otopsi akan dilakukan pada Senin (08/04) di Rumah Sakit Umum MHA Thalib Kerinci.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Toni Hidayat, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, bahwa untuk langkah pengembangan kasus, saat ini pihaknya masih menunggu terlebih dahulu hasil otopsi dari pihak Rumah Sakit. "Rencana besok pagi (hari ini, red) akan dilakukan otopsi mayat tersebut, untuk menentukan penyebab kematiannya," ujar Kasat Reskrim.

Ditanya motif kematian korban? Kasat lantas enggan berkomentar banyak soal perkembanganya karena masih dalam penyelidikan. Hanya saja kata Kasat, sebelum meninggal dunia, korban diduga minum tuak, karena ditemukan adanya bekas tuak atau plastik di jeket sebelah kiri. “Kalau ingin lebih mendetail, sikorban harus dilakukan otopsi dan akan kita tunggu hasilnya,” tegas Toni.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari pihak RSU MHA Thalib Kerinci, saat ini mayat Afrizal masih berada di RSU menunggu proses otopsi.

Terpisah, kakak kandung korban, Daniar, mengatakan bahwa untuk memastikan penyebab kematian yang dialami korban, pihak keluarga minta di otopsi saja. ” Kami minta agar korban untuk segera di otopsi, agar jelas apa penyebab pasti terhadap tubuh korban,” ujar Daniar.

                Pasalnya, pada tubuh korban ditemukan luka diatas kening, batang hidung, bagian rusuk, lecet pergelangan tangan diduga bekas ikatan. "Bercak darah pada bekas luka di tubuh korban sangat kentara bahwa korban dianiaya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Untuk diketahui pada Sabtu (06/04) sekira pukul 10.30 wib, masyarakat Kabupaten Kerinci, khususnya warga Kayo Aro mendadak dihebohkan dengan penemuan manyat di area perkebunan teh Kayu Aro.

Informasinya, mayat pria tersebut pertama kali ditemukan warga yang kebetulan melintas. Mayat pria tersebut ditemukan disela-sela tanaman teh. Bahkan Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan pihak kepolisian, mayat tersebut diduga adalah Afrizal, warga Koto Kapeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci. "Dari kartu identitas yang ditemukan, mayat tersebut diduga bernama Afrizal," kata warga bernama Edi.

Sementara itu, Kapolsek Kayu aro Iptu Dolizar saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di perkebunan teh Kayu Aro. Dikatakan Dolizar, pihaknya menemukan sebuah kartu bertulisan BPPK RI atas nama Afrizal, warga Koto Kapeh Kecamatan Siulak, Kerinci. "Kita menemukan kartu. Dari kartu yang kita temukan mayat bernama Afrizal umur diperkirakan 30-35 tahun, dan alamat Koto Kapeh. Kita tidak menemukan KTP," ujar Dolizar. (adi)