Walikota Fasha Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung

Senin, 15 April 2019 - 13:22:15 - Dibaca: 3389 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
JAMBI - Walikota Jambi Syarif Fasha langsung memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung di RT 32 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Senin (15/4). Bantuan yang diberikan berupa sembako, terpal dan keperluan dapur lainnya.
 
Disampaikan Walikota Jambi Syarif Fasha bahwa melalui bantuan tersebut, maka diharapkan warga bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin. 
 
“Saya bersama Dinas terkait yakni Dinas Sosial, BPDB Damkar dan Satpol PP memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya mengalami rusak parah maupun ringan. Bantuan yang kita berikan berupa sembako, terpal dan keperluan dapur lainnya,”ujarnya.
 
Menurut Fasha, berdasarkan data, ada sebanyak 50 rumah yang rusak ringan dan 20 bangunan yang rusak berat. Termasuk SDN 217. 
 
“Keseluruhannya ada sekitar 77 bangunan yang rusak ringan maupun sedang. Sebagian besar berada di Kawasan Kenali Asam Bawah ini,” katanya. 
 
Dikatakan Fasha bahwa untuk sementara warga yang mengalami rumah yang rusak berat tersebut menumpang di rumah keluarga ataupun tetangga. “Saat ini belum ada kita mendirikan tenda. Namun jika dibutuhkan kita siap,” imbuhnya.
 
Sedangkan untuk bantuan rumah yang rusak, akan diserahkan sebelum puasa. Sebab saat ini tim dari BPBD Damkar sedang menghitung jumlah kerugian setiap rumah. 
 
“Tim sedang menghitung kerugian masing masing rumah. Nanti kita usahakan sebelum puasa,” katanya.
 
Fasha juga mengatakan bahwa sebagian besar rumah yang atapnya terbang ditiup angin tersebut dikarenakan adanya kesalahan konstruksi saat membangun rumah. Terutama dibagian atap rumah. “Sehingga saat angin kencang, atap tidak bisa terkunci dengan baik dan terbang tertiup angin. Tempat pondasi melekatnya rangka atap tersebut tidak dikunci,” jelasnya.
 
Sementara itu menurut Widya, salah seorang warga bahwa atap rumahnya berterbangan dan isi rumah mengalami basah dan tidak bisa digunakan. “Barang elektroniknya rusak dan atap rumah juga berterbangan,” katanya.
 
Hal yang sama juga diungkapkan Coko (34) yang atap rumahnya tak satupun tersisa. Semuanya hilang dibawa angin. “Semua atap rumah saya sudah hilang. Tak ada satupun. Saat kejadian saya sedang tidak ada dirumah. Lagi pergi undangan. Pas pulang di telepon adik ipar ternyata atap rumah sudah hilang semua,” sebutnya.
 
(hfz)