Diskusi Publik Kota Jambi 'Becakap' Lounching, Ngobrol Santai Dengan Konsep Kekinian

Kamis, 25 April 2019 - 13:30:31 - Dibaca: 5078 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
JAMBI - Pemerintah Kota Jambi melalui bagian humas Setda Kota  Jambi melaunching  diskusi publik kota Jambi becakap, di taman remaja kota Jambi, Rabu (24/4). Dalam diskusi kota Jambi becakap tersebut dihadiri perwakilan masing-masing mahasiswa perguruan tinggi, pelajar SMA sederajat, masing-masing kepala OPD, komunitas di Jambi, dan camat se kota Jambi. 
 
Untuk pertama ini diskusi publik kota Jambi becakap dihadiri langsung oleh Walikota Jambi Syarif Fasha dan Wakil Walikota Jambi Maulana sebagai narasumber. 
Dalam diskusi kota Jambi becakap itu membahas berbagai permasalahan yang ada dikota Jambi. Selain itu, juga sebagai wadah untuk menampung saran, masukan serta aspirasi dari kaum milenial yang ada dikota Jambi.
 
Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan, dirinya bersama Wakil Walikota Jambi Maulana melaunching program Kota Jambi becakap yang diinisiasi oleh bagian humas Pemkot Jambi. Dalam kegiatan Kota Jambi Becakap ini menurutnya akan digelar dua kalid alam satu bulan dengan mengajak kaum milenial dan komunitas yang ada di Jambi.
 
"Tujuannya untuk menyampaikan program pemerintah kepada  masyarakat yang  belum terakomodir dan tersampaikan, sehingga melalui kegiatan ini Pemkot Jambi bisa menembus sekat-sekat agar masyrakat bisa menyampaikan aspirasi dan inovasi," katanya.
 
Menurutnya setiap pertemuan akan ada pembahasan yang berbeda menyesuaikan dengan trans dan isu yang terjadi. Misalnya ada isu baik dari media sosial, media mainstream, akan diserap lalu dievaluasi oleh kominfo.
 
Sementara Abu Bakar Kabag Humas Setda Kota Jambi, kegiatan tersebut merupakan  Diskusi Publik dengan konsep Outdoor yang dinamakan Ngobrolin Kampung Kito, kota Jambi Becakap. Katanya kegiatan tersebut menjadi salah satu inovasi dari tugas pokok dan fungsi Bagian Humas Setda Kota Jambi.
"Ini bertujuan untuk  memperkuat komunikasi dua arah yang efektif antara masyarakat dengan pemerintah," katanya.
 
Menurutnya Program Kota Jambi Becakap diciptakan untuk melengkapi dan menambah sarana penyampaian dan penyebarluasan informasi penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan Kota Jambi.
 
"Kami merasa perlu adanya media komunikasi non formil, yang disitu tidak ada sekat-sekat formalitas, maupun ruang dan waktu. Ini juga  menjawab keinginan para millenial untuk langsung bertemu dengan kepala daerah, wakil kepala daerah serta jajaran OPD guna ngobrolin hal-hal yang  ringan dan santai dengan konsep kekinian," jelasnya.
 
Kedepannya disampaikan Abu Bakar bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut. Rencananya Kegiatan ini akan dilaksanakan 2 kali dalam sebulan, dengan mengambil spot-spot ruang terbuka publik yang menarik di Kota Jambi.
 
Sementara untuk tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah paparan informasi pembangunan Kota Jambi Terkini serta berbagai isu aktual, hangat dan strategis. 
"Kami  juga akan merujuk trending topic social media sebagai salah satu pedoman penetapan tema diskusi. Topik aktual, hangat, dan strategis," katanya.
 
(hfz)