Tiga Karyawan PTPN VI Dibacok

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 09:54:32 - Dibaca: 2505 kali

Google Plus Stumbleupon


TERLUKA :  Salah seorang karyawan PTPN VI Unit Usaha Batanghari yang mengalami luka bacok pada bagian tangannya mendapatkan perawatan di RSUD Hamba Muarabulian
TERLUKA : Salah seorang karyawan PTPN VI Unit Usaha Batanghari yang mengalami luka bacok pada bagian tangannya mendapatkan perawatan di RSUD Hamba Muarabulian / Jambi Ekspres Online

BATANGHARI - Kepolisian Resort Polres Batanghari malalui Satreskrim terus melakukan penyelidikan kasus pembacokan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) kepada tiga karyawan PT Perkebunan Nusantara VI Desa Petajen, Kecamatan Bajubang pada Rabu Malam (28/08) lalu.
Kasat Reskrim Polres Batanghari, IPTU Orivan Irnanda mengatakan, aksi penyerangan ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Akibat kejadian tersebut ketiga korban mendapat luka tebasan parang, dan terpaksa langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muarabulian.
Ketiga korban yaitu A M Padri alias Sombing M Yazin (50) yang merupakan seorang mandor, Dedi Priansayah (26) seorang karyawan dan Ariyansah (23) juga karyawan. Ketiga korban merupakan warga setempat. "Iya kita saat ini sedang melakukan penyelidikan dan masih memeriksa saksi-saksi," ujar Orivan saat dikonfirmasi kemarin Jumat (30/8) kemarin.
Diketahui kejadian bermula ketika ketiga korban sedang duduk di Pos Ronda, kemudian mareka didatangi tiga pelaku yang membawa parang. Ketiga pelaku pun langsung menebaskan parang kepada para korban.
Setelah melakukan penyerang terhadap tiga karyawan perusahaan yang bergerak dibidang kelapa sawit ini, ketiga pelaku yang belum diketahui identitas langsung melarikan diri. “Kejadian ketika ketiga korban ini berada didepan Pos PTPN VI Unit Usaha Batanghari. Untuk motif pelaku yang diduga juga berjumlah tiga orang belum diketahui,” pungkasnya.
Sementara itu, kepala Bagian Humas PTPN VI, Arif Kurniawan menegaskan, pihak PTPN VI sudah melaporkan hal tersebut kepada Kepolisan Batanghari. Ia mengaku, pihak PTPN VI telah mengetahui identitas pelaku pembacokan, pasalnya korban mengetahui pelaku pembacokan tersebut. “Kita harap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan mengusut tuntas kasus ini,” ujarnya. (rza/kar)