Pedagang Sayur Tewas Dibacok Orgil

Selasa, 10 September 2019 - 08:30:34 - Dibaca: 487 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SENGETI - Warga Kecamatan Kumpe Ulu dihebohkan dengan peristiwa yang sangat memilukan, dimana Orang Gila (Orgil) melakukan pembacokan kepada dua orang warga. Akibatnya 1 Tewas dan 1 lainnnya luka berat.

Kejadian ini terjadi di Desa Sumberjaya Kecamatan Kumpeh Ulu, satu orang korban meninggal di tempat karena tebasan parang dari pelaku. Sementara satu orang yang disebut ingin melerai hal itu juga malah jadi korban pembacokan oleh pelaku. Korban meninggal adalah seorang wanita pedagang sayur keliling yang diketahui beridentitas Tatik (36).

Orang gila pelaku pembacokan diketahui bernama Ramlan Bin Ramli (25), dimana dari keterangan kepolisian peristiwa penganiayaan dengan pemberatan tersebut terjadi di dua TKP. TKP pertama di belakang rumah orang tua pelaku yaitu Ramli Bin Taha. Saat itu Ramli orang tua korban memberitahu saksi Radian kalau Rahman anaknya hendak bunuh diri. Sesampai di rumah Ramli, mereka tak menemui Rahman. 

Selang berapa lama, Rahman muncul dari samping rumah dengan keadaan hanya mengenakan baju singlet tanpa memakai celana. Saat itu, keadaan Rahman sudah berlumur darah, di bagian paha dekat alat vitalnya dan juga membekal sebilah parang. "Selanjutnya datang Karim dan mencoba menenangkan Rahman, namun pelaku langsung emosi dan berusaha membacok Karim," cerita Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono saat konfrensi Perss Senin (9/9) sore.

Akibat bacokan senjata tajam oleh pelaku, Karim mengalami luka parah di bagian leher dan telinga sebelah kiri. "Anehnya sambil membacok Karim, pelaku berteriak dan bilang 'aku ini Dajjal'. Saksi dan korban Karim pun langsung melarikan diri dari TKP untuk meminta pertolongan," kata Kapolres.

Tak lama setelah kejadian tersebut, pelaku langsung keluar ke jalan raya. Seorang saksi bernama Yanto melihat pelaku memberhentikan kendaraan bermotor yang dikendarai Tatik yang tengah berjualan sayur keliling. "Korban Tatik ini jatuh dari motornya karena diberhentikan mendadak oleh pelaku. Melihat korban jatuh pelaku langsung membacok kepala korban sebanyak dua kali yang mengakibatkan korban meninggal. Setelahnya pelaku langsung kabur ke perkebunan di belakang rumahnya," tutur Mardiono.

Selang beberapa jam, pelaku berhasil ditangkap oleh polisi dan masyarakat sekitar. "Iya benar pelaku saat ini sudah diamankan. Pelaku atas nama Rahman saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara," papar Kapolres.

Diceritakan Kapolres, dalam proses penangkapan sparat kepolisian bersama masyarakat langsung berusaha amankan pelaku. Saat hendak diamankan pelaku coba melemparkan parang ke personil namun tidak kena. Meski sempat diamuk massa pelaku berhasil diamankan dengan beberapa luka di kepala dan tangan.

Saat di TKP pertama yaitu di belakang rumah pelaku, Polisi menemukan potongan alat vital yang diduga milik pelaku. “Saat ini korban atas nama Tatik berada di RSUD Raden Mattaher untuk dilakukan otopsi. Sementara pelaku dan korban atas nama Karim saat ini masih ditangani secara medis di RS Bhayangkara," tutup Kapolres. (era)