Alfikri, Mantan Atlet PON yang Kini Terbaring Sakit

Dua Tahun Terbaring, Butuh Biaya Berobat

Rabu, 11 September 2019 - 12:15:52 - Dibaca: 226 kali

Google Plus Stumbleupon


Wakil Walikota Jambi dr. Maulana saat menjenguk Alfikri
Wakil Walikota Jambi dr. Maulana saat menjenguk Alfikri / Jambi Ekspres Online

2007, Alfikri mengikuti PON. Dia berhasil meraih perunggu. Ia mengidap tumor menula spendalis. Sudah pernah dioperasi, namun, gagal. Pengobatan Alfikri harus ditangani di Palembang.

 

MUHAMMAD HAFIZH ALATAS

 

MALANG nasib Alfikri, seorang mantan atlet senam aerobik Kota Jambi. Kini, pria 30 tahun itu hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Sejak 2 tahun dirinya menderita penyakit tumor menula spendalis.

“Kalau mau ke kamar mandi ya dibantu. Kalau pagi sampe sore, tetangga sebelah rumah yang bantuin jaga, karena Saya kerja. Sore sampe malam baru Saya yang jaga. Sehari-hari memang terbaring di kasur,” Kata Triwahyu Priatma, adik kandung Alfikri.

Alfikri hanya tinggal berdua dengan sang adik. Orang tuanya sudah lebih dulu pergi meninggalkan mereka untuk selamanya. Tinggal di rumah semi permanen di RT 04, Kelurahan Murni, Kecamatan Danau Sipin, kesehariannya ditopang sang adik.

Triwahyu menceritakan, awalnya sang kakak mengalami sakit pinggang, dan setelah diperiksa ke dokter ternyata ada tumor. Sempat dioperasi, namun, tidak membuahkan hasil. Kini, pengobatan Alfikri tidak bisa ditangani di Jambi.

“Bisanya di Palembang,” kata sang adik, yang kesehariannya bekerja di koperasi PLN.

Lanjut Triwahyu, sang kakak sempat mengikuti PON pada tahun 2007 lalu dan behasil meraih perunggu.

“Teman-teman atlet kakak turut memberikan bantuan untuk pengobatan,” katanya.

Kemarin (9/9), Pemerintah Kota Jambi datang dan melihat langsung kondisi Alfikri di kediamannya. Di sana Alfikri terlihat terbaring sambil menggenggam tasbih. Dia tampak senang melihat kedatangan Wakil Wali Kota Jambi Maulana beserta jajaran.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Jambi memberikan bantuan BPJS Kesehatan gratis untuk Alfikri, lalu memberikan bantuan biaya untuk pengobatan.

Maulana berharap agar Alfikri dapat diberi kesembuhan dan dapat menggunakan bantuan sebaik mungkin.

“Sudah kita hitung untuk biaya pengobatan di Palembang membutuhkan biaya sekitar Rp 5 juta. Kita juga menggratiskan biaya BPJS nya. Saya secara pribadi juga memberikan bantuan kepada Fikri,” pungkas Maulana. (*)