Mendaftar Sebagai Calon Gubernur Jambi

Al Haris Lirik PDIP

Kamis, 12 September 2019 - 09:47:27 - Dibaca: 310 kali

Google Plus Stumbleupon


FOTO : M. RIDWAN/JE
MENDAFTAR: Bupati Merangin, Al Haris (tengah) resmi mendaftar dan menerima formulir penjaringan PDI Perjuangan, Rabu (11/9) kemarin.
FOTO : M. RIDWAN/JE MENDAFTAR: Bupati Merangin, Al Haris (tengah) resmi mendaftar dan menerima formulir penjaringan PDI Perjuangan, Rabu (11/9) kemarin. / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Bupati Merangin Al Haris menunjukkan keseriusannya masuk gelanggang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020. Rabu (11/9) kemarin, Haris resmi mendaftar dan mengikuti penjaringan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jambi di PDI Perjuangan.

          Keputusan Haris untuk menggunakan perahu PDI Perjuangan tentunya sudah diperhitungkan dengan matang. Apalagi partai berlambang banteng ini memiliki 9 kursi di parlemen, setelah berhasil menjadi pemenang Pemilu 2019 kemarin.

"Saya sudah resmi mendaftar menjadi salah seorang Calon Gubernur Jambi dari PDI Perjuangan," kata Al Haris usai mengambil formulier penjaringan.

Haris menyebutkan, kedatangannya ke rumah besar perjuangan bertepan dengan tanggal 11 September. Baginya tanggal ini merupakan momen spesial, karena  ditanggal yang sama dirinya pertama kali menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RRI Jambi.

"Tangggal 11 September dalah  hari pertama saya mulai bekerja sebagai PNS di Telanaipura, mudah-mudahan pendaftaran hari ini yang juga tanggal 11, merupakan tanda-tanda untuk kembali hijrah ke Telanaipura,” katanya.

Selain dengan PDI Perjuangan, Haris mengaku  tengah membangun komunikasi dengan beberapa partai lainya. "Saya kira ini tahap awal dan akan mengalir saja. Tidak dalam konteks merebut kekuasaan, tapi kita ingin bekerja untuk Jambi lebih maju lagi," jelasnya.

Bagaimana dengan Golkar yang juga memiliki nama lain seperti Walikota Jambi Sy Fasha dan Bupati Sarolangun Cek Endra? Haris enggan berkomentar banyak. Menurutnya sejauh ini belum ada informasi untuk penjaringan, karena DPP masih disibukkan dengan persiapan Musyawarah Nasional (Munas). "Saya belum tau, mekanismenya seperti apa. Karena di pusat masih sibuk dengan Munas," katanya.

Namun demikian, Haris menyebutkan jika Golkar pasti memiliki aturan dalam menentukan arah dukungan. "Golkar ini kan partai besar, tidak mungkin mendukung seseorang tanpa survei," tegasnya.

          Begitu juga dengan dirinya, keputusan untuk maju tentu dilandasi dengan dasar yang kuat. "Saya pun nanti tidak mungkin maju tanpa survei, kalau survey saya rendah, kenapa harus maju," tambahnya.

Kedepan ia mengaku akan intensif turun ke masyarakat dan melakukan sosialisasi jelang masuknya tahapan pendaftaran calon Gubernur.  "Kia mulai turun sekarang, tapi tidak terlalu terburu-buru atau ambisi," sebutnya.

Sementara itu, Ketua tim penjaringan DPD PDIP Provinsi Jambi, Hotman Sitanggang menyebutkan, sejauh ini baru ada dua orang yang mengambil formulir. "Baru Jefri Amas dan Al Haris," katanya.

Dalam formulir pendaftaran tersebut, kata Hotman, salah satu poin yang harus diisi yakni pilihan mendaftar sebagai Calon Gubernur atau Wakil Gubernur. "Nanti setelah dikembalikan baru tau mereka pilihnya apa, Gubernur atau Wakil Gubernur," bebernya.

Hotman menegaskan jika dalam pendaftaran penjaringan PDIP ini tidak dipungut biaya apapun kepada para kandidat."Tidak ada dipungut biaya apapun dalam pendaftaran ini," tukasnya. (wan)