Fachrori Dianugerahi Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama 2019 Penataan Transportasi Publik dengan Baik

Senin, 16 September 2019 - 12:36:41 - Dibaca: 504 kali

Google Plus Stumbleupon


WAHANA TATA NUGRAHA: Gubernur Jambi, Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum dianugerahi Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2019 oleh Menhub RI Budi Karya Sumadi
WAHANA TATA NUGRAHA: Gubernur Jambi, Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum dianugerahi Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2019 oleh Menhub RI Budi Karya Sumadi / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum dianugerahi Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2019, karena dinilai berhasil dan mampu menata transportasi publik dengan baik. Peng-hargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, di Jakarta Con-vention Center (JCC), Minggu (15/09). Wahana Tata Nugraha Wiratama merupakan Penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia melalui Ke-menterian Perhubungan Republik Indonesia kepada daerah yang mampu menata transportasi pub-lik dengan baik. Terpilihnya Provinsi Jambi sebagai penerima WTN Wiratama tahun 2019, berdasarkan keputu-san Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. KM 180 Tahun 2019 tentang penerimaan penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2019,  karena mampu meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan operasional sistem transportasi serta tertinggi dalam indikator kinerja penyelenggaraan lalu lintas dan pelaksanaan sistem lalu lintas jalan di daer-ah. Dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, Kota Jambi meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019 dan Kabu-paten Bungo berupa Sertifikat.Usai menerima penghargaan, Fachrori mengatakan, Wahana Tata Nugraha dilaksanakan 2 tahun sekali sejak Tahun 1992 sampai sekarang, dimulai tahap pengusulan oleh Dinas Perhubungan sampai tahap penilaian. “Apabila lulus admin-istrasi, dapat mengikuti tahap berikutnya. Alhamdulillah Kota Jambi dan Kabupaten Bungo masuk terjaring dalam penila-ian pusat. Untuk Provinsi Jambi penghargaan ini pertama kali kita dapat,” ujar Fachrori.Fachrori menyatakan, kegiatan penilaian WTN bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan pelayanan ke-pada masyarakat di bidang tran-portasi, dengan memperhatikan antara lain sarana dan prasa-rana jalan, angkutan umum dan fasilitasnya, serta perilaku disip-lin pengguna jalan.“Selama ini telah tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, dinilai berhasil dalam membina kabupaten/kota dibidang lalu lintas dan angku-tan jalan serta aspek penataan transportasi yang berkelanjutan dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan,” lanjut Fachrori . Fachrori menambah-kan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya agar penghargaan ini dapat dipertah-ankan dan terus ditingkatkan.“Terima kasih atas keper-cayaan dari pemerintah pusat. Kami akan berusaha semaksi-mal mungkin mengembangkan sistem operasional transportasi antar daerah dan menjadikan Provinsi Jambi sebagai daerah ramah serta nyaman transpor-tasi. Penghargaan yang diterima tidak terlepas dari dukungan semua pihak, dan dari organ-isasi perangkat daerah yang telah membantunya, maupun masyarakat banyak,” pungkas Fachrori. Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Repub-lik Indonesia Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa angkutan merupakan tumpuan pertumbu-han ekonomi, sehingga konek-tivitas angkutan di laut, udara, dan darat sangat penting. Per-hubungan, sangat menentukan keberhasilan percepatan per-tumbuhan ekonomi. “Untuk itu, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak baik pemer-intah kabupaten/kota, provinsi seluruh Indonesia, harus ada sinergitas dalam pembangunan transportasi untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi secara massal yang ramah ling-kungan,” kata Menhub.“Bagi daerah penerima peng-hargaan Wahana Tata Nugraha 2019, penghargaan ini diharap-kan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, tidak berpuas diri dalam menghadapi sistem transportasi perkotaan yang semakin lama diperkira-kan bertambah rumit seiring dengan kemajuan teknologi,” kata Menhub. Menhub menge-mukakan, transportasi dapat merajut Nusantara, membangun bangsa hingga ke pelosok neg-eri Indonesia. “Upaya ini tidak hanya dilakukan di pulau Jawa, tetapi sampai dengan pelosok tanah air. Tidak hanya di kota besar, tetapi sampai dengan daerah terpencil. Tidak hanya melayani masyarakat maju, tetapi juga masyarakat terting-gal. Tidak hanya di pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga sampai daerah terdepan dan terluar,” ungkap Menhub. Selain Provinsi Jambi, ada 14 provinsi yang menerima penghargaan sama yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Sumatera Sela-tan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Sela-tan, Kalimatan Timur, Sulawesi Utara, Banten, Sumatera Utara, Lampung. (adv)