Jalur Transportasi Sungai Lumpuh Total

Sampah Tutupi Sungai Pematang Rahim

Kamis, 19 September 2019 - 10:28:50 - Dibaca: 723 kali

Google Plus Stumbleupon



LUMPUH: Akibat penumpukan sampah, kondisi jalur transportasi sungai yang berada di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim, lumpuh tolal.
LUMPUH: Akibat penumpukan sampah, kondisi jalur transportasi sungai yang berada di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim, lumpuh tolal. / Jambi Ekspres Online

MUARASABAK - Kondisi jalur transportasi sungai yang berada di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim, lumpuh tolal. Hal ini disebabkan tumpukan sampah yang menutupi seluruh badan sungai. Akibatnya, sungai tidak dapat dilewati oleh ketek, perahu dan speedboat pengakut barang dan penumpang.

 Karenanya,  warga Desa Pematang Rahim berinisiatif untuk membersihkannya sendiri dengan cara bergotongroyong dan menyewa alat berat. Menurut warga, persoalan ini telah lama terjadi. Dan diharapkan, ada perhatian serius dari pemerintah setempat untuk menuntaskan masalah ini, sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari. "Ya, sungai kami ini sudah lama seperti ini, sehingga kami yang memiliki angkutan sungai sering terhambat beraktifitas karena tumpukan sampah ini," kata Yunus, warga setempat.

Dijelaskannya, kalau jalur trasportasi sungai ini merupakan satu satunya akses sungai warga menuju Desa Pematang Rahim untuk membawa hasil pertanian maupun jika bepergian. Sehingga kebersihan sungai ini memang sangat diperlukan. "Ini biasanya kita gunakan sebagai akses sungai ketika bepergian dan membawa hasil panen kami. Kalau ini dibiarkan, maka kegiatan kami akan lumpuh total seterusnya," ungkapnya.

 Yunus menuturkan, kalau masyarakat Desa Pematang Rahim sangat kesulitan dan kemampuan juha terbatas jika membersihkannya secara manual. Namin kalau sungai tersebut dibersihkan menggunakan alat berat secara terus menerus, tentunya akan memerlukan anggaran yang tidak sedikit. "Kalau kami bersihkan menggunakan kemampuan manusia, saya rasa tidak akan mampu. Karena sudah terlalu banyak tumpukan sampahnya," sebutnya.

 Menurutnya, kondisi ini hampir setiap tahun terjadi disaat musim kemarau. Untuk itu, masyarakat sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Derah untuk menanggapi keluhan masyarakat Desa Pematang Rahim. "Pasti perlu dana besar jika kami menggunakan alat berat. Sungai ini perlu dilakukan pelebaran dan pengerukan dibagian dalam sungai. Makanya perlu bantuan pemerintah," tukasnya.

 Terpisah, Camat Mendahara Ulu, Sarjuna , menyebutkan pihaknya sudah melakukan rapat bersama dengan pihak pemerintah desa sebagai upaya tindak lanjut untuk mengangkat sampah di sungai tersebut.

 "Pihak desa sudah membuat proposal yang ditujukan kepada PetroChina dan WKS yang diketahui oleh Camat. Karena PetroChina dan WKS yang hanya memiliki alat berat lengan panjang, makanya kita minta bantu sama perusahaan," tandasnya. (lan)