CE: Kita Harus Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Plat Merah Harus Bayar Pajak

Kamis, 19 September 2019 - 20:31:46 - Dibaca: 767 kali

Google Plus Stumbleupon


RAZIA: Kendaraan dinas banyak tertangkap saat Polres Sarolangun melakukan razia beberapa waktu lalu.
RAZIA: Kendaraan dinas banyak tertangkap saat Polres Sarolangun melakukan razia beberapa waktu lalu. / Jambi Ekspres Online

SAROLANGUN - Banyaknya kendaraan dinas milik Pemkab Sarolangun yang terjaring razia saat operasi patuh yang dilaksanakan Polres Sarolangun pada 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019 yang lalu, membuat Bupati Sarolangun, Drs. Cek Endra, geram.

‘’Semua kendaraan dinas atau plat merah baik roda dua maupun empat, wajib membayar pajak, dan untuk tidak ada lagi yang menunggak pajak kendaraannya.  Hal itu bertujuan agar PNS  yang berada di lingkup Pemkab Sarolangun menggunakan kendaraan dinas baik roda dua ataupun roda empat untuk taat membayar pajak, dan memberikan contoh kepada masyarakat. Jangan kira plat dinas itu bebas tidak bayar pajak," kata Bupati.

Dijelaskannya, kendaraan dinas yang seharusnya memang plat merah, ada PNS yang menggantikannya dengan plat hitam. Katanya, hal tersebut boleh dilakukan akan tetapi harus ada izin resmi dari pihak kepolisian, yang masa berlakunya selama satu tahun.

"Saya pikir pajak yang penting, kalau mengganti plat itu ada izin polisi juga, boleh mobil dinas plat nya dua ada flat hitamnya seperti mobil dinas saya itu, tapi izin resmi dari Polres berlaku satu tahun tapi yang penting pajaknya harus bayar," pungkasnya. (hnd)