Disnak Manfaatkan Jerami Jadi Pakan Ternak

Minggu, 22 September 2019 - 20:44:16 - Dibaca: 943 kali

Google Plus Stumbleupon


TERNAK: Dinas Perikanan dan Peternakan Sungai Penuh, berencana memanfaatkan pola pakan hewan ternak, dari cara tradisional ke pengelolaan jerami.
TERNAK: Dinas Perikanan dan Peternakan Sungai Penuh, berencana memanfaatkan pola pakan hewan ternak, dari cara tradisional ke pengelolaan jerami. / Jambi Ekspres Online

SUNGAIPENUH - Kadis Nakkan Kota Sungai Penuh, Edi Juarsa, menegaksan, pihak Tahun 2020 mendatang berencana akan memanfaatkan pola pakan hewan ternak, dari cara tradisional ke pengelolaan jerami.  ‘’Setelah melakukan studi pembelajaran tentang kampung ternak dan pengelolaan jerami padi sebagai Pakan Alternatif ke kelompok Ternak Putra Mandiri Desa Mandala Wangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, kami akan memanfaatkan pola pakan hewan ternak, dari cara tradisional ke pengelolaan jerami,’’ sebutnya.

 

Dikatakan Edi, selama ini masyarakat Sungai Penuh yang memiliki hewan ternak sapi dan kambing, masih memberikan makanan terhadap hewan peliharaannya dengan mengandalkan pada alam, seperti rumput dan daun hijau.

 Sehingga, pemberian pakan ternak seperti ini, masih terbilang menggunakan pola tradisional. "Sehingga, harus dirubah ke pola modern dengan memberikan pakan olahan, agar kondisi hewan ternak lebih sehat dan gemuk," ujarnya.

 Menurutnya, kunjungan yang dilakukan, dalam rangka melihat secara langsung pemanfaatan jerami padi sebagai sumber pakan ternak sapi. Karena di Kabupaten Bandung Barat ini selain sebagai pakan Sapi potong juga sebagai pakan sapi perah yg merupakan andalan kabupaten Bandung Barat.

 “Kalau kita perhatikan jerami padi di kota Sungai Penuh cukup banyak tersedia, namun belum pernah dimanfaatkan. Jadi sangat sayang sekali, padahal pakan ternak dengan nilai gizi yang bagus kita melimpah tetapi belum dimanfaatkan,” ungkapnya.

 Dikatakan Edi, setelah melakukan studi pembelajaran ini, nantinya pada tahun anggaran 2020 akan kita anggarkan dan coba diterapkan dengan peternak sapi terlebih dahulu di Kota Sungai Penuh.“Kita programkan pada tahun 2020 nanti, kita akan melatih peternak untuk bisa memanfaatkan jerami padi yang cukup melimpah di daerah kita, baik itu diberikan secara langsung kepada ternak maupun cara pengolahan hingga tahan lama untuk disimpan dengan nilai gizi yang tinggi,” tandasna. (adi)