Naik Level Internasional

Jumat, 08 November 2019 - 16:43:41 - Dibaca: 1106 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Turnamen Daihatsu Astec Open tahun depan bakal dilakukan peningkatan. Skalanya tak lagi nasional, tapi menjadi ajang internasional. Setiap tahunnya, gelaran kompetisi untuk mencari potensi pebulutangkis muda Tanah Air ini terus melakukan evaluasi dan peningkatan. Salah satunya dengan mengurangi lokasi daerah pelaksanaan agar lebih fokus dan maksimal serta berkualitas.

"Tahun depan Daihatsu kembali bekerjasama dalam turnamen bumitangkis ini, kualitasnya akan terus kami tingkatkan. Tahun ini sebenarnya sudah internasional di lima kota pelaksanaan (dari tujuh kota even) terdaftat di BAC (Badminton Asia Confederation), 2020 nanti masuk Grandprix Youth Asia agar bisa masuk 2022 nanti ke Youth Olympic. Jadi nantinya turnamen ini akan jadi kompetisi tertinggi di Asia," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director Astra Daihatsu Motor (ADM), kemarin.

Bambanh Rudianto, Ketua Bidang Luar Negeri PP PBSI menambahkan, sebelumnya even internasional dengan perangkingan Asia yang akan dilakukan ini pernah digelar PBSI namun tak konsisten dilaksanakan. "Poinnya dua kali lipat diberikan BAC, dari 2.500 jadi 4.600. Kita akan ajak 15-17 negara dalam kompetisi nanti, dengan pembatasan kuota masing-masing negara," jelasnya. Dari tujuh kota yang akan digelar tahun depan, Surabaya dan Solo akam jadi Asia Youth Championship untuk U-15 dan U-17.

Dalam gelaran Daihatsu Astec Open tahun ini, merupakan yang keempat kalinya atau dimulai sejak 2016. Melalui turnamen ini, para atlit yang bersaing dapat memperbesar peluang masuk seleksi Pelatnas dan meningkatkan poin resmi yang terdaftar dan diakui federasi bulutangkis dunia, BWF (Badminton World Federation). Jumlah peserta hingga final di tujuh kota dan terakhir di Jakarta 4-9 November ini mencapai 6.589 unit.

Pesertanya tak hanya pemain lokal, tapi juha diikuti atlit mancanegara dari Amerika, Jerman, India, Irak, Jepang dan sejumlah negara Asean. Selain pertandingan, turnamen ini juga mengadakan coaching clinic yang melibatkan Alan dan Susy sebagai pembicara.(rei)