Rommy Ngamuk di Persidangan

Kamis, 28 November 2019 - 11:47:34 - Dibaca: 458 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

AKARTA – Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy ngamuk dan marah dalam persidangan kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (27/11). Rommy marah dengan kesaksian sepupunya, Abdul Wahab, di kursi pesakitan.

Rommy menilai, kesaksian sepupunya itu mengakibatkan dirinya terjerumus ke dalam kasus ini hingga harus menjalani proses hukum. Padahal, ia menyampaikan, telah membantu Abdul Wahab untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PPP pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

 

“Kamu tahu, saya di sini, duduk di sini karena saya menolong kamu? Menolong membantu Rp30 juta. Saya malah duduk di sini karena kamu ngaku-ngaku itu, tahu?” ujar Rommy dengan nada tinggi kepada Abdul Wahab.

Rommy pun mempermasalahkan perbuatan Abdul Wahab yang mencatut namanya untuk kepentingan terdakwa Muafaq Wirahadi sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik. Rommy tidak terima namanya dicatut oleh sepupunya.

“Kenapa kamu mengatakan kepada Muafaq memantapkan kepada saya? Apakah ada ucapan lebih cara kamu memantapkan kepada saya? Kecuali kamu mengatakan bahwa ada salam dari Aim tentang Muafaq, dan saya jawab ‘Muafaq yang mana?’ Kenapa kamu menyampaikan itu? Minggu lalu Aim, sekarang kamu,” sambungnya.

Mendengar hal tersebut, Abdul Wahab pun meminta maaf kepada Rommy. Ia mengaku, pernyataan “memantapkan” tersebut merupakan karangannya belaka.

“Tidak ada, itu memang karangan saya dan biar kelihatan berjasa, dan juga dalam kesempatan ini saya mohon maaf Mas,” kata Abdul Wahab kepada Rommy.

Seperti diketahui, JPU pada KPK mendakwa Rommy menerima suap senilai Rp325 juta dari mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Rp91,4 juta dari bekas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Pemberian suap dari Muafaq terjadi lantaran namanya tidak masuk dalam rekomendasi untuk menjadi Kepala Kantor Kemenag Gresik pada Oktober 2018. Muafaq pun menyampaikan hal itu kepada Haris Hasanuddin yang saat itu masih menjabat sebagai Plt Kakanwil Kemenag Jatim.

Muafaq pun menyampaikan keinginannya untuk terpilih sebagai kepala kantor kepada sepupu Rommy, Abdul Rochim. Rochim kemudian meneruskan keinginan Muafaq kepada sepupu Romy lainnya bernama Abdul Wahab.

Pertemuan antara Muafaq dan Rommy kemudian terjadi di sebuah hotel di Surabaya pada Oktober 2018. Saat itu, Muafaq menyampaikan keinginannya yang disanggupi oleh Rommy.

Dua bulan kemudian, Rommy dan Abdul Wahab bertemu untuk membahas keinginan Muafaq. Rommy lalu memerintahkan Sekjen Kemanag Nur Kholis untuk mengangkat Muafaq menjadi Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Untuk merealisasikan hal itu, Nur Kholis memerintahkan Kepala Biro Kepegawaian Ahmadi untuk mengangkat Muafaq. Proses pengangkatan dilakukan pada 31 Desember 2018. Muafaq lalu dilantik pada 11 Januari 2019.

(riz/gw/fin)

Sumber: www.fin.co.id