Ingin Fokus Bantu HBA

Syarasaddin Bantah Ada Konflik Internal

Senin, 02 Desember 2019 - 09:36:22 - Dibaca: 362 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

 

JAMBI- Keputusan Syarasaddin untuk melepaskan jabatan dewan pengarah tim Center pemenangan Cek Endra (CE) masih menyisakan pertanyaan. Soalnya keputusan yang diambil mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi ini terbilang mendadak dan mengejutkan. 

Apalagi Syarasaddin merupakan tim ring 1  pemenangan CE sebagai Gubernur Jambi pada Pilgub tahun depan. Padahal sejak penjaringan di buka, Syarasaddin diketahui jorjoran mendampingi Bupati Sarolangun ini melamar ke sejumlah partai politik. 

Belakangan berkembang berbagai spekulasi politik terkait mundurnya sang konseptor. Mulai dari konflik di internal tim hingga beralihnya dukungan ke Al Haris yang juga mengincar BH 1 Provinsi Jambi. 

Kepada harian ini, Syarasaddin membantah keputusan mundurnya itu karena konflik internal tim. Ia mengaku mengambil langkah mundur karena mendapat mandat menjadi staf ahli anggota DPR RI Hasan Basri Agus (HBA).  "Ingin fokus bantu HBA, karena saya diminta menjadi staf ahli di DPR RI, Senayan," kata Syarasaddin, Minggu (1/12) kemarin. 

Syarasaddin juga membatah jika dirinya mundur karena diminta merapat ke Al Haris. Ini mengingat dirinya memiliki hubungan baik dengan Bupati Merangin  tersebut. "Tidak benar itu, saya ingin fokus saja," katanya lagi. 

Syarasaddin mengaku pengunduran dirinya itu disampaikan langsung kepada CE. "Beliau (CE, red) bisa memahami itu. Jadi tidak ada soal lain," sebutnya. 

Ia juga menjelaskan jika kondisi tim saat ini dalam keadaan baik. Bahkan ia mengklaim tim yang pernah di gawanginya itu semkain solid untuk memenangkan CE sebagai orang nomor satu di Provinsi Jambi. "Tim semakin solid. Tidak ada masalah, terakhir kita terus bekerja memenangkam CE," bebernya. 

Sementara itu, usai penguduran diri Syarasaddin, posisi dewan pengarah dihilangkan dalam structural tim. Bahkan SK tim pemenangan sudah diterbitkan dengan ditandatangani langsung CE.  "Posisi Direktur Center sudah dibuatkan SK, posisi dewan pengarah sebelumnya sudah ditiadakan," kata Adri, Direktur Tim Center CE beberapa hari lalu.

Adri juga membantah pengunduran diri Syarasaddin karena konflik internal. Menurutnya, Syahrasaddin tidak dalam posisi mengundurkan diri namun mengajukan permohonan kepada CE untuk fokus sebagai staf ahli DPR RI.

"Beliau  (Syarasaddin, red) bukan mundur, tapi mengajukan permohonan untuk fokus dengan tugasnya,” katanya.

Pengacara kondang Jambi ini juga menegaskan jajaran tim pemenangan CE tidak goyang meski ditinggalkan Syarasaddin.  "Yang jelas tim saat ini semakin solid, tidak ada pengaruhnya terkait hal ini," tukasnya. (aiz/wan)