Peserta CPNS Tidak Memenuhi Syarat (TMS) Bisa Ajukan Protes di Massa Sanggah

Selasa, 03 Desember 2019 - 09:34:13 - Dibaca: 227 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI-Tahapan perekrutan CPNS  di Provinsi Jambi terus berproses. Sebanyak 57 ribu berkas bakal CPNS Provinsi Jambi 2019, kini memasuki proses seleksi administrasi.

Sesuai jadwal BKN akan diumumkan pada 16 Desember dan akan dilanjutkan masa sanggah pada 17 hingga 19 Desember mendatang.

April Koni, Kepala UPT BKN Jambi Kanreg VII Palembang mengatakan jadwal tidak berubah dan mengikuti ketentuan yang dikeluarkan BKN.

”Semua masih sesuai jadwal termasuk masa sanggah,” jelasnya saat dikonfirmasi Jambi Ekspres.

Untuk saat ini April megakui ada beberapa daerah yang sedang on prosses dalam melakukan verifikasi. Ada juga yang sudah dekati final.

“Jadi yang nantinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) bisa mengajukan protesnya dimasa sanggah,” katanya.

Bahkan kata dia jika admin tak merespon kesalahan apa yang dibuat peserta maka peserta yang TMS bisa dinyatakan lolos. “Kalau tak menjawab dengan alasan kenapa yang bersangkutan TMS, maka bisa dianggap lolos,” katanya.

Sementara untuk kesiapan terakhir bagi Provinsi Jambi April menyebut pada Selasa (3/12) ini akan diadakan rapat di BKN Kanreg VII Palembang bersama BKD se-Provinsi Jambi yang mengikuti tes CPNS 2019. “Nanti membahas tempat tesnya karena co-sharing, yang mana yang positif, tetapi kemungkinan pilihannya hotel dan aula depan UPT BKN Jambi,” ujarnya.

Untuk angka pendaftar di Provinsi Jambi April Koni menyampaikan ada pada angka 57 ribuan. “Kita perkirakan setidaknya ada lima ribuan yang TMS, artinya masih membludak juga pendaftarnya dibanding tahun lalu di Jambi yang 30 Ribuan,” jelasnya.

Terpisah, untuk penerimaan CPNS Kanwil Kemenag Provinsi Jambi 30 November 2019 kemarin, pendaftar seleksi CPNS terdata  sebanyak 3.673 pelamar.

Pelamar akan memperebutkan 50 formasi jabatan CPNS yang dibuka untuk lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Jambi.

Kabag Kepegawaian Kanwil Kemenag Provinsi Jambi M Thoif menyampaikan, saat ini panitia tengah melakukan proses verifikasi berkas para pelamar. 

Pengumuman seleksi administrasi sendiri kemungkinan akan dilakukan pada 10 Desember mendatang.

Namun, kata Thoif, akan ada waktu masa sanggah apabila ada aduan bagi yang tidak lulus saat verifikasi administrasi dikarenakan suatu kekeliruan, atau adanya pertanyaan-pertanyaan dari para pelamar. 

"Masa sanggah akan dimulai selama 3 hari, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Desember. Kita akan menanggapi masa sanggah itu sampai tanggal 23 Desember. Karena ditanggal 24 Desembernya merupakan pengumuman hasil dari masa sanggah," katanya.

Menurut Thoif, pelaksanaan CPNS kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Dimana perbedaan signifikan adalah penerimaan CPNS tidak lagi pemberkasan. Namun dengan sistem secara upload. "Kami lakukan verifikasinya pun juga akhirnya secara online bukan manual lagi," ujarnya. 

Tahapan selesksi CPNS ini sendiri akan berlangsung hingga tahun 2020 mendatang. Karena ditahun ini hanya sampai batas pengumuman hasil verifikasi administrasi tersebut. Sedangkan pelaksanaan SKD dan SKB akan dimulai pada Februari mendatang.

Sementara untuk persiapan lokasi dan alat pendukung pelaksanaan SKD nantinya, Thoif mengatakan pihaknya masih mencari lokasi yang memungkinkan, guna mendukung sarana dan prasarana yang mumpuni. Seperti jaringan internet dan komputer yang akan digunakan. "Berapa jumlah komputer yang disediakan, tentu kita akan melihat dulu seperti apa jumlah pelamar nanti, supaya bisa disesuaikan dengan kemampuan kita, " tandasnya. 

Untuk ke 50 formasi yang dibuka sendiri, terdiri dari jabatan analisis kebijakan, arsiparis, guru bimbingan konseling, guru sejarah, penyuluh agama, perencana, pranata humas, pranata komputer, analisis diklat, analisis hukum, analisis perencanaan, analisis program dan kegiatan, dan penyususn laporan keuangan. (aba)