Untuk Lelang Sekda Provinsi Jambi

Sudah Kantongi Nama Pejabat Kementerian

Senin, 20 Januari 2020 - 09:36:19 - Dibaca: 483 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi sedang disusun persiapannya. Ini setelah jabatan ini sekarang diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda yang masa jabatannya akan habis pada 7 April atau tiga bulan setelah dilantik sebagai Pj pada 7 Januari lalu. Bahkan nantinya jika lewat tempo bisa saja Pj selanjutnya Sekda Provinsi Jambi akan diisi oleh Pejabat eselon II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, Pahari mengatakan, untuk saat ini proses baru terbitnya penunjukan pejabat Kemendagri dan Kemenpan-RB. “Kedua Kementerian baru balas surat kita terkait nama pejabat yang ditunjuk sebagai Panitia Seleksi (Pansel) Sekda,” sampainya saat dikonfirmasi Jambi Ekspres (19/1).

Selanjutnya, Pahari menyebut, prosesnya tinggal membentuk tim. Yang sisa orang di tim Pansel berasal dari guru besar Universitas Jambi. “Tim ini akan berjalan setelah diumumkan resmi dan SK mereka setelah ditandatangani Pak Gubernur, untuk nama pejabat Kementerian sendiri Saya belum melihat apakah Dirjen langsung atau lainnya,” jelasnya.

 Ditanya apakah tak akan ada kendala dengan UU Pilkada yang melarang pelantikan pejabat enam bulan sebelum KPU menetapkan pasangan calon, sebagai bagian dari Gubernur Jambi yang akan bertarung di Pilkada 2020, Pahari menyebut tak apa. “Asalkan ada izin dari Kementerian (Kemendagri), boleh, ini kan karena jabatannya kosong dan jabatan tinggi, dan UU membolehkan proses lelang dan pelantikan asal ada izin Menteri,” terangnya.

Untuk izin sendiri, Pahari mengakui belum melangkah ke tahapan itu karena sedang pada proses awal. “Izinnya bisa sebelum proses dimulainya seleksi dan bisa juga sesudah itu, namun, kita optimis karena jabatan kosong harus diisi,” tegasnya.

Untuk lelang jabatan Sekda, dari keterangan BKD, ada anggaran Rp 400 Juta yang disiapkan. Anggarannya ini dipergunakan untuk datangkan eselon I Kemendagri dan Kemenpan-RB di dalam tim Pansel Sekda nantinya. 

Jika semua berjalan lancer, lelang Sekda bisa dilakukan dalam dua bulan. Atau lebih cepat dari masa jabatan Penjabat Sekda yang tiga bulan. Mekanismenya dari perencanaan, pengumuman, rencana tes asesmen, hingga rekomendasi KASN, setelah itu baru penunjukan Pansel yang diketuai eselon I Kementerian, dan ditambah akademisi Jambi.

Sementara itu, untuk tiga Jabatan Tinggi Pratama (JPT) eselon IIa yang telah dimulai dari akhir tahun lalu, Pahari menyebut saat ini masih berproses di KASN. Ditanya soal kendala belum keluarnya rekomendasi KASN yang sudah lebih dari sebulan, Dia menyebut belum ada kendala. “Untuk kendala belum ada dan masih berporses di KASN, setelah terbit izin KASN kita akan langsung minta izin ke Kemendagri,” ujarnya.

Sebelumnya ada tiga JPT yang dilelang, yakni Jabatan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Kepala Badan Kesatuan dan Politik dan Direktur Utama RSUD Raden MAttaher. Ketiga jabatan ini sudah memasuki tiga besar. Pihak BKD menyebut rekomendasi KASN perlu untuk melihat proses lelang sudah sesuai atau tidak. Yang nantinya berujung pada pilihan satu nama pejabat oleh Gubernur Jambi sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). (aba)