Pemprov Jambi Akan Siapkan Crisis Centre, Sesuai Himbauan Ombudsman RI Perwakilan Jambi

Selasa, 28 Januari 2020 - 22:33:34 - Dibaca: 286 kali

Google Plus Stumbleupon


Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah SE,ME
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah SE,ME / Jambi Ekspres Online

JAMBI– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan menyiapkan Crisis Centre (pusat krisis) untuk penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan krisis kesehatan. Crisis Centre ini diperuntukkan sebagai tempat bagi masyarakat untuk menanyakan dan mendapatkan informasi terhadap berbagai kejadian luar biasa, seperti penyakit yang sangat marak dan meresahkan masyarakat. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, SE,ME, Selasa (28/1) sore.

JAFAR

Kepala Perwakilan Ombodsman RI Provinsi Jambi, Jafar Ahmad

Johansyah menjelaskan, dengan adanya Crisis Centre tersebut, maka masyarakat akan sangat terbantu untuk mendapatkan informasi yang credible (dapat dipercaya) tentang isu-isu kejadian luar biasa dan penyakit yang informasinya sangat marak dan meresahkan masyarakat, serta penanganannya, dan selanjutnya publik tidak resah dengan informasi dan hoax (berita bohong), yang sangat meresahkan bahkan bisa merugikan masyarakat.

 

Johansyah mengatakan, personil Crisis Centre terdiri dari instansi lintas OPD dan lintas sektoral sebagai tim terpadu, yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, BPBD, Dinas Perhubungan, Pertanian dan Peternakan, Polda, TNI, BPOM, KKP, RSUD, BMKG, Dinas Kehutanan, Dinas Kominfo, Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Sosial, dan Biro Humas dan Protokol.

 

Untuk sementara, lanjut Johansyah, tempat Crisis Centre di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, sembari menunggu tempat yang lebih representatif.

Sementara sebelumnya Terpisah, Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi Jafar Ahmad meminta Ombudsman meminta pemerintah Provinsi, kabupaten/kota dan pihak terkait di Provinsi Jambi siaga menghadapi wabah virus Corona. Meski belum ada data dengan jumlah signifikan mengenai warga terjangkit wabah virus corona, Pemerintah perlu berancang-ancang menyiapkan krisis center, mengingat mobilisasi manusia dari China ke Indonesia atau sebaliknya cukup tinggi.

 

Jafar mengatakan Ombudsman RI pusat sudah mengeluarkan peringatan dini Ombudsman melaui rilis pers. "Pihak terkait di Provinsi Jambi juga harus menyiapkan diri serta komunikasi mengenai virus Corona. Ini dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan efektif dan demi kebaikan bersama," sampainya (27/1).

 

Ombudsman memandang Pusat Komunikasi Krisis perlu segera disiapkan karena publik penting mendapat informasi akurat terkini agar mempersempit ruang berkembangnya informasi sesat atau hoax. "Informasi publik agar dikelola sumber tunggal dan para pejabat agar menahan diri tidak menyampaikan informasi yang akuntabilitasnya belum jelas," sampainya.

 

Ombudsman juga mengapresiasi upaya screening lebih ketat di pintu-pintu kedatangan yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Apalagi di Jambi terdapat bandara, pelabuhan maupun kunjungan manusia dari negeri China maupun sebaliknya yang perlu diantisipasi pemerintah.

 

Lebih jauh, Ombudsman memandang pemerintah dan pihak terkait di Jambi perlu segera melakukan beberapa hal. Seperti menyiapkan komunikasi krisis agar masyarakat mengetahui kemana mereka harus berhubungan jika terjangkit virus Corona. “Kita sudah komunikasikan dengan Pj Sekda Provinsi Jambi dan kita mengharapkan jangan sampai dua minggu baru ada crisis centernya, kalau bisa besok sudah ada, taka pa di Rumash Sakit yang penting tunjuk pihak yang bisa memberikan informasi valid tentang ini, agar tak semakin gaduh,” terangnya.(adv).