Tiga Ganda Indonesia Dapat Bye

Selasa, 10 Desember 2013 - 11:18:20 - Dibaca: 1084 kali

Google Plus Stumbleupon


DAPAT BYE : Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mendapat bye dan langsung masuk babak kedua
DAPAT BYE : Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mendapat bye dan langsung masuk babak kedua / Jambi Ekspres Online

NAYPYITAW - Meski tak menurunkan kekuatan terbaiknya di SEA Games XXVII Myanmar ini, tiga pemain ganda Indonesia menduduki unggulan teratas. Alhasil untuk babak pertama, ketiganya mendapat bye untuk langsung masuk babak kedua.

Dari hasil drawing kemarin (12/9) di Indoor Stadium Wunna Theikdi, pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro (ganda putra), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri), serta Muhammad Rijal/Debby Susanto (ganda campuran) menjadi unggulan satu.

Manajer bulutangkis tim SEA Games Indonesia Ricky Subagja menuturkan ketiga pasangan itu memang proyeksi mencapai podium tertinggi. Bulu tangkis sendiri memang diberi beban mencapai tiga medali emas.

"Saya kira, saatnya buat ganda putra, putri, dan campuran menunjukkan kelasnya. Mereka kan di turnamen-turnamen tahun ini memang menjadi andalan. Jadi tinggal satu lagi pembuktian di SEA Games ini," kata Ricky.

Untuk milestone PP PBSI tahun ini, SEA Games menjadi pembuktian. Setelah sukses di All England dan kejuaraan dunia namun gagal di Piala Sudirman, SEA Games ini menjadi pertaruhan pamungkas tahun ini.

Kalau di sektor ganda, Indonesia masih menjadi primadona tak demikian dengan sektor tunggal. Dari jadwal yang dirilis, tunggal putra dan putri Indonesia bukanlah ungguan pertama. Dionysius Hayom Rumbaka akan bertemu Seng Chaleun Phaxay (Laos). Lalu Wisnu Yuli Prasetyo bersua Phorrom Cheng (Kamboja).

Untuk tunggal putri Aprilia Yuswandari bersua Thu Zar Thet Htar (Myanmar). Kemudian Bellaetrix Manuputty bertemu Gu Juan (Singapura). Gu Juan yang rangking lebih baik dari Bella, sapaan Bellaetrix Manuputty, Gu posisi 20 dunia dan Bella 35 dunia, bisa menjadi penghalang Bella.

Soal hal tersebut, Ricky tak khawatri. Dari hasil diskusi dengan pelatih, Bella dalam grafik permainan yang stabil. Meski sejak superseries premier Indonesia Open Juni lalu di Jakarta, Bella belum menghasilakn juara.

"Saya kira peluang menang masih fifty-fifty. Jadi saya kira siapa yang fokus di lapangan, dialah pemenanga laga Gu versus Bella," tegas Ricky.

(dra/ren)