Bukti Kebangkitan Olahraga Myanmar

Kamis, 12 Desember 2013 - 09:57:42 - Dibaca: 1409 kali

Google Plus Stumbleupon


SEA GAMES : Suasana pembukaan Sea Games
SEA GAMES : Suasana pembukaan Sea Games / Jambi Ekspres Online

NAYPYITAW - Pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara yang ke-27 dimulai. Myanmar sebagai tuan rumah SEA Games kali ini menyajikan tema Green, Clean, And Friendship sebagai moto sportivitas negara-negara  di kawasan Tenggara benua Asia ini.

                Dari pantauan Jawa Pos di lokasi pembukaan SEA Games XXVII di Wunna Theikdi Stadium kemarin (11/12), sejak siang ribuan warga Myanmar sudah memadati kawasan stadion. Berbagai stand produk Myanmar membuka tenda dan membagikan produk dengan gratis.

                Penjagaan juga diperketat. Sistem penyaringan masuk ke venue juga dibuat berlapis. Mulai gerbang pintu stadion, lalu masuk kawasan luar Wunna Theikdi, terakhir penggeledahan polisi  didepan pintu masuk.

                Acara dimulai pukul 17.00 waktu setempat. Sebanyak 20 ribu orang memadati stadion yang mulai dibangun tahun 2010 lalu itu. Sebanyak delapan lagu tema SEA Games kali ini secara bergantian dinyanyikan oleh para musisi Myanmar. Theme song kali ini berjudul "Colorful Garden" dibawakan oleh Htoo L Lin dan Soon Thin Parr.

                Tepat pukul 18.00 Presiden Myanmar U Then Sein dan istrinya Daw Khin Khin Win memasuki Wunna Theikdi dan langsung mendapat sambutan dari para penonton yang memadati stadion.

                Tak lama kemudian, musik tradisional Myanmar mulai mengalun. Disusul rombongan marching band dan pembawa bendera masing-masing negara mulai masuk stadion. Dari Indonesia, Merah Putih dibawa oleh mantan sprinter Suryo Agung.

                Dalam sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh wakil presiden Myanmar U Nyan Thun disebutkan tahun 2014 mendatang Myanmar akan mengambil alih kepemimpinan di level Asia Tenggara.

                "Saya berharap even SEA Games akan meningkatkan kerjasama antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Pada walnya kerjasama dalam bidang olahraga lalu dilanjutkan bidang-bidang lain," kata Nyan Thun.

                Myanmar sendiri bukan pertama kali menjadi tuan rumah SEA Games. Taun 1961 dan 1969, ketika Yangon masih bernama Rangon, Myanmar pernah menggelar pesta olahraga Asia Tenggara.

                "Kesuksesan sebagai tuan rumah saya harapkan bisa meningkatkan berbagai aspek pengembangan di Myanmar. Diawali dengan olahraga, ekonomi, dan semua bidang lain terus meningkat pada masa-masa selanjutnya," ujar Nyan Thun.

                Pesan Nyan Thun kepada atlet-atlet tetaplah menjaga sportivitas dalam berkompetisi. Medali memang menjadi hal yang dikejar, namun unsur persahabatan dan kebersamaan di gelanggang tetap dijaga.

                Usai Nyan Thun membacakan pidatonya, disusul parade kontingen seluruh negara memasuki lapangan sebagai tanda penghormatabn untuk tuan rumah. Obor SEA Games kemarin dihidupkan oleh atlet panahan Myanmar Maung Wai Lin.

                Begitu obor menyala, disusul ribuan kembang api yang diterbangkankan ke udara. Beberapa penampil di pembukaan SEA Games ini mengusung keindahan alam dan peninggalan budaya Myanmar yang tinggi.

                Diawali dengan slide gambar reruntuhan kota tua Bagan di Mandalay, lalu aksi teaterikal para penari yang menggambarkan kehidupan masyarakat Myanmar yang dekat dengan budaya berkuda serta pengaruh Budha dalam masyarakat Myanmar.

                Opening ceremony SEA Games ini megah dengan bantuan pihak pemerintahan Tiongkok. Bahkan arsitek performance Olimpaide 2008 dan Asian Games 2010 diboyong ke Myanmar untuk membuat pertunjukan spektakuler kemarin.

(dra/ren)